Media KampungCalvin Verdonk, bek kiri Timnas Indonesia, berpotensi mencatatkan sejarah baru sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di fase grup Liga Champions bersama klub asal Prancis, LOSC Lille, pada musim 2026/2027.

Verdonk yang berusia 29 tahun bergabung dengan Lille sejak September 2025. Keberhasilan Lille finis di posisi ketiga Ligue 1 musim 2025/2026 memastikan klub tersebut lolos langsung ke fase utama Liga Champions musim berikutnya, membuka peluang bagi Verdonk untuk tampil di kompetisi elite Eropa tersebut.

Baca juga:

Perjalanan Karier Calvin Verdonk di Lille

Selama musim lalu, Verdonk mencatatkan 18 penampilan di Ligue 1 dengan total waktu bermain mencapai 786 menit. Kontribusinya pada skuad Lille menjadi bagian penting dalam pencapaian klub yang akhirnya mengantarkan mereka ke Liga Champions.

Peluang Verdonk tampil di fase grup Liga Champions ini sekaligus akan menorehkan sejarah, karena ia akan menjadi pemain dengan status Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang bermain di babak utama kompetisi tersebut.

Baca juga:

Perbedaan dengan Pemain Sebelumnya

Sebelumnya, dua pemain keturunan Indonesia lainnya, Kevin Diks dan Emil Audero, pernah tampil di Liga Champions. Namun, keduanya belum berstatus WNI saat berlaga di fase grup kompetisi tersebut. Diks bermain untuk FC Copenhagen di musim 2022/23 dan 2023/24, sementara Audero tampil bersama Inter Milan pada musim 2023/24.

Dengan demikian, jika Verdonk berhasil bermain di Liga Champions musim 2026/27, ia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang resmi berstatus WNI saat berlaga di kompetisi paling bergengsi di Eropa ini.

Baca juga:

Signifikansi dan Harapan

Kehadiran Verdonk di Liga Champions akan memberikan dampak positif bagi sepak bola Indonesia, membuka peluang dan motivasi bagi pemain Indonesia untuk berkiprah di level tertinggi dunia. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi penggemar dan komunitas sepak bola Tanah Air.

Verdonk diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitasnya sekaligus menginspirasi generasi muda Indonesia dalam dunia sepak bola.