Media Kampung – Pemerintah Kota Surabaya meresmikan Monumen Patung Sawunggaling pada 9 September 2025 di Jalan Raya Menganti, Kelurahan Lidah Wetan, dekat makam Raden Sawunggaling. Monumen setinggi hampir 5 meter ini menjadi ikon baru Kota Pahlawan yang melambangkan keberanian dan semangat perjuangan warga Surabaya.
Detail dan Filosofi Monumen
Patung Sawunggaling terbuat dari perunggu berkualitas tinggi dengan finishing gelap metalik, memberikan kesan tangguh dan magis. Postur ayam jago digambarkan berdiri tegak, membusungkan dada, dan menatap tajam ke atas. Patung setinggi 3 meter ini ditopang pilar beton bermotif benteng klasik, sehingga total tinggi monumen mencapai hampir 5 meter. Secara filosofis, sosok Sawunggaling dan ayam jagonya merepresentasikan keberanian, mentalitas petarung sportif, serta jiwa kepemimpinan yang merakyat—karakter asli warga Surabaya.
Dampak bagi Ekonomi dan Pariwisata
Pemkot Surabaya berharap monumen ini dapat menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM dan fotografer jalanan. Dengan tata lampu yang telah disiapkan, monumen akan tampak eksotis pada malam hari. Warga Surabaya kini memiliki tempat baru untuk bersantai, berswafoto, dan meresapi semangat perjuangan lokal di tengah modernisasi kota.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan