Media Kampung – Menjelang musim panen tembakau tahun ini, petani di Kabupaten Sumenep, Madura, menyuarakan harapan agar pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sarana produksi, tetapi juga memperkuat pendampingan dan mengawal tata niaga tembakau. Rubaki, petani tembakau asal Kecamatan Guluk-Guluk, menyatakan bahwa kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan petani mendapatkan harga yang layak dan tidak dirugikan oleh pabrikan.

Petani Soroti Pentingnya Pengawasan Pembelian Tembakau

Rubaki menegaskan bahwa pengawasan terhadap proses pembelian tembakau oleh pabrikan menjadi kunci agar petani tidak mengalami kerugian saat panen. “Pemerintah harus ikut mengawal supaya petani tidak dirugikan. Kalau ada persoalan di lapangan, harus berani turun langsung melihat kondisi petani,” katanya pada Selasa, 23 Juni 2026.

Menurutnya, selama ini bantuan seperti bibit dan program lainnya sudah tersedia, namun penyalurannya perlu lebih tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh petani yang aktif menanam. Ia juga menyoroti perlunya bantuan pupuk berkualitas dan pendampingan teknis budidaya untuk meningkatkan mutu tembakau Sumenep di tengah tantangan perubahan cuaca.

Harapan agar Pabrikan Segera Buka Pembelian

Rubaki berharap pabrikan dan gudang pembelian tembakau segera membuka aktivitas pembelian saat musim panen tiba. Dengan demikian, hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memberikan keuntungan yang layak. “Harapan kami sederhana, hasil panen petani bisa dibeli dengan harga yang baik sehingga kesejahteraan petani juga meningkat,” ujarnya.

Tembakau sebagai Komoditas Utama Madura

Ia menegaskan bahwa tembakau masih menjadi komoditas utama yang menopang perekonomian banyak keluarga di Madura. Oleh karena itu, kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pabrikan dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan sektor tembakau.

Pemerintah daerah diharapkan dapat merespons aspirasi ini dengan langkah konkret, baik dalam bentuk pendampingan teknis maupun pengawasan tata niaga, demi kesejahteraan petani tembakau Sumenep.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.