Media Kampung – Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo bersama peserta magang Hub Batch 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menciptakan inovasi aplikasi SIMAS RUSIBON untuk memudahkan manajemen agenda surat di lingkungan Rutan Situbondo. Inovasi ini diperkenalkan dalam acara pemaparan sekaligus pelepasan peserta magang yang berlangsung di Aula Rutan Situbondo pada Senin, 25 Mei 2026.
SIMAS RUSIBON merupakan singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Agenda Surat Rutan Situbondo. Aplikasi tersebut dirancang untuk mempercepat dan mengefisienkan proses pencatatan serta pengelolaan surat menyurat di Rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Suwono, menjelaskan bahwa sistem digital ini membantu pekerjaan administrasi menjadi lebih terstruktur dan efektif dalam mendukung kelancaran tugas sehari-hari.
Dalam kesempatan yang sama, Wahyu, salah satu peserta magang mewakili rekan-rekannya, memaparkan fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi SIMAS RUSIBON. Selain aplikasi manajemen surat, peserta magang juga memperkenalkan inovasi lain berupa sistem Pendaftaran Layanan Kunjungan Online yang bertujuan mempermudah masyarakat melakukan pendaftaran kunjungan tanpa harus datang langsung ke lokasi Rutan.
Billy, peserta MagangHub Batch II Kemenaker, menyampaikan bahwa sistem pendaftaran kunjungan online ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan efisiensi layanan kunjungan, serta membantu menjaga ketertiban dalam pelaksanaan kunjungan di Rutan Situbondo.
Selain itu, Rutan Situbondo resmi meluncurkan website www.rutansitubondo.com yang menyediakan berbagai informasi terkait kegiatan, layanan, program pembinaan, dan hasil karya warga binaan. Website ini juga menampilkan fasilitas yang tersedia, survei kepuasan masyarakat, serta berita dari media rekanan. Suwono berharap keberadaan website ini dapat meningkatkan transparansi dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat luas.
Pengembangan aplikasi SIMAS RUSIBON dan layanan digital lainnya merupakan bagian dari upaya Rutan Situbondo dalam mengadopsi teknologi untuk mendukung administrasi yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Inovasi ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap tata kelola surat dan layanan kunjungan di Rutan, serta memperkuat digitalisasi layanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan