Media Kampung – Gelombang pasang yang melanda Dusun Pesisir, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo pada Kamis pagi, 21 Mei 2026, menyebabkan kerusakan berat pada sebuah dapur permanen milik warga setempat bernama Sawi.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika gelombang tinggi dan abrasi pantai menghantam kawasan pesisir tersebut. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Timbul Surjanto, menjelaskan bahwa dapur milik Sawi yang berusia 70 tahun mengalami kerusakan signifikan akibat terseret kuatnya arus gelombang pasang.

Meski kerusakan yang terjadi cukup parah, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar enam juta rupiah. Lokasi dapur yang memang berada sangat dekat dengan garis pantai membuatnya rentan terhadap dampak cuaca ekstrem yang sedang berlangsung.

Timbul Surjanto menambahkan bahwa cuaca ekstrem masih berlangsung di Situbondo dengan angin kencang yang berpotensi memicu gelombang pasang sewaktu-waktu. Oleh karena itu, masyarakat pesisir diimbau untuk tetap waspada dan selalu memperhatikan perkembangan kondisi cuaca yang bisa berubah cepat.

Seusai kejadian, tim gabungan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat BPBD Situbondo segera melakukan peninjauan lokasi. Mereka juga berkoordinasi dengan unsur pemerintahan kecamatan, koramil, polsek, pemerintah desa, serta relawan setempat untuk melakukan kaji cepat terkait tingkat kerusakan dan dampak yang ditimbulkan.

Langkah ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, serta membantu keluarga yang terdampak agar dapat segera pulih dari kerugian yang dialami. Hingga kini, BPBD Situbondo terus memantau situasi dan mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem yang belum mereda.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.