Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) meluncurkan layanan drone sprayer gratis bagi petani, sebagai langkah konkret mendukung swasembada pangan nasional.

Inisiatif ini diumumkan pada Selasa, 5 Mei 2026 oleh Kepala Dispertangan Situbondo, Qurrotul Aini, yang menegaskan bahwa layanan akan tersedia tanpa biaya bagi petani yang memenuhi persyaratan tertentu.

Drone pertanian ini merupakan langkah konkret kami untuk memberikan solusi kepada petani yang mengeluhkan tenaga kerja pertanian semakin berkurang,” ujar Qurratul Aini dalam sambutan resmi.

Drone tersebut dirancang untuk menyemprotkan pupuk dan pestisida secara merata, sehingga proses aplikasi menjadi lebih cepat, tepat, dan dapat menjangkau area luas dalam hitungan menit.

Kelebihan utama penggunaan drone meliputi kemampuan menjangkau lahan yang sulit diakses, mengoptimalkan pemakaian bahan kimia, serta mengurangi waktu kerja dibandingkan metode konvensional.

Selain meningkatkan efisiensi, teknologi ini juga mengurangi paparan langsung petani terhadap bahan kimia berbahaya, sehingga memberikan perlindungan kesehatan yang signifikan.

Petani yang ingin memanfaatkan layanan harus mengajukan permohonan melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat dengan syarat lahan minimal 5 hektare, dapat diakses kendaraan pickup, dan berdekatan dengan sumber air.

Program ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat yang menyoroti pentingnya teknologi pertanian modern untuk mengatasi penurunan tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Saat ini, beberapa kelompok tani di wilayah Situbondo telah mulai mengajukan permohonan, dan Dispertangan berkomitmen untuk menyalurkan drone serta nutrisi yang dibutuhkan secara gratis guna mempercepat pencapaian ketahanan pangan daerah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.