Media Kampung – Gubernur Banten Andra Soni meminta Jannisary Cetta Dewari untuk menjadi duta potensi Banten saat mengikuti ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026. Permintaan itu disampaikan saat menerima Jannisary dan keluarganya di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (3/6/2026).

Menuju ajang nasional, Jannisary diminta jadi duta potensi Banten dengan memperkenalkan kekayaan daerah, seperti sejarah perjuangan, budaya adat, dan destinasi wisata. Andra Soni menekankan bahwa seorang duta pelajar tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga cerita tentang daerah asalnya.

Andra bahkan mengajak Jannisary menengok catatan sejarah ORIDAB (Oeang Republik Indonesia Daerah Banten), mata uang yang dicetak masyarakat Banten pada masa revolusi kemerdekaan. Mesin cetaknya masih tersimpan hingga kini, menjadi bukti peran penting Banten dalam perjalanan bangsa.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pendidikan sebagai ruang mengembangkan potensi generasi muda. Andra menilai setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang jika akses pendidikan tersedia secara merata.

Jannisary mengaku tidak sekadar mengejar gelar atau popularitas, melainkan ingin memberi pengaruh positif bagi pelajar lain. Ia terinspirasi oleh finalis Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng, yang memiliki kombinasi kecerdasan, komunikasi, dan prestasi di berbagai bidang.

“Menjadi pelajar bukan hanya soal belajar di dalam kelas. Saya ingin bisa memberi dampak dan membuat lebih banyak anak percaya pada masa depan mereka,” ujar Jannisary.

Ajang Putera Puteri Pelajar Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 27 Juni mendatang. Bagi Jannisary, kompetisi itu menjadi kesempatan membawa cerita tentang Banten ke panggung nasional dan membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.