Media Kampung – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggelar kembali Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (7/6/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan bahwa lebih dari 95 persen warga yang hadir mendukung agar kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Pramono menyampaikan, berdasarkan dialog langsung dengan masyarakat, hampir 96 persen peserta CFD menginginkan acara ini menjadi agenda rutin. Hanya sekitar 4-5 persen yang memberikan masukan perbaikan, terutama terkait kebersihan dan penataan pedagang.
CFD Rasuna Said berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, lebih pendek dibandingkan CFD Sudirman-Thamrin yang berakhir pukul 10.00. Pramono menjelaskan, penyesuaian waktu ini dilakukan untuk mengakomodasi kegiatan ibadah di sekitar lokasi.
Menurut Pramono, kawasan Rasuna Said memiliki potensi besar menjadi pusat aktivitas CFD baru. Dengan pemandangan yang menarik, udara yang baik, serta akses transportasi umum yang mudah—melalui Transjakarta, LRT dari Bekasi dan Cibubur—CFD ini diyakini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta.
Pramono juga mencatat adanya wisatawan mancanegara, termasuk dari Malaysia, Singapura, dan Thailand, yang menjadikan CFD Jakarta sebagai tujuan kunjungan. Ia optimistis CFD Rasuna Said akan menjadi alternatif bagi warga Jakarta dan daerah penyangga, mengingat kapasitas CFD Sudirman-Thamrin yang sudah sangat padat dengan 40-50 ribu pengunjung setiap minggunya.
Meski mayoritas mendukung, masih ada keluhan terkait fasilitas yang belum rampung. Pramono mengakui bahwa penataan pohon dan infrastruktur di sisi timur jalan masih dalam proses penyelesaian, dan dijadwalkan selesai pada peresmian 22 Juni 2026, bertepatan dengan ulang tahun Jakarta ke-499.
Pramono telah meminta Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin, untuk melakukan penataan sejak awal, terutama terkait pengaturan pedagang, agar tidak terulang masalah seperti yang pernah terjadi di CFD Sudirman-Thamrin. Ia menegaskan bahwa jalur CFD tidak diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan, namun penanganannya akan dilakukan secara persuasif.
Terkait akses jemaah gereja di sekitar Rasuna Said, Pramono menjelaskan bahwa CFD berakhir pukul 09.00 untuk memberikan ruang bagi ibadah. Jalan alternatif di belakang kawasan telah dibuka untuk memudahkan akses jemaah tanpa melalui jalur CFD.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan