Kerusakan Jalan Alternatif Jepara-Kudus Membahayakan Keselamatan

Media Kampung – Jalan alternatif yang menghubungkan Jepara dan Kudus, khususnya yang melintasi Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan yang penuh lubang di berbagai titik tersebut menjadi perhatian warga karena membahayakan keselamatan pengendara dan mengganggu aktivitas logistik dan ekonomi setempat.

Jalur ini setiap hari dilalui berbagai kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan berat seperti truk dan pikap. Kerusakan yang semakin parah terutama setelah musim hujan membuat pengendara harus ekstra hati-hati melewati jalan tersebut. Lubang yang tertutup genangan air kerap tidak terlihat sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Harapan Warga Terhadap Pemerintah

Warga Desa Daren yang menjadi pengguna jalan utama mengungkapkan harapan agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Muhammad Yusuf, seorang warga berusia 42 tahun, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus diutamakan. Ia menyarankan jika belum memungkinkan untuk pengecoran, setidaknya dilakukan pengaspalan atau penutupan lubang sebagai langkah sementara.

“Kalau tidak dicor, diaspal dulu tidak masalah, yang penting keselamatan warga,” kata Yusuf saat ditemui di pangkalan truk miliknya pada Senin (16/2/2026).

Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Ekonomi Lokal

Selain risiko kecelakaan, kondisi jalan yang rusak juga berdampak negatif pada aktivitas ekonomi warga sekitar. Abdul Kholiq, pedagang mainan yang telah berjualan di jalur tersebut selama lima tahun, menyatakan kerusakan jalan sudah berlangsung sekitar dua tahun dan semakin memburuk dalam setahun terakhir, terutama setelah musim hujan.

Debu yang beterbangan saat musim kemarau juga menjadi masalah karena mengotori barang dagangan para pedagang di sepanjang jalan. Kholiq harus membersihkan dagangannya setiap hari agar tetap layak dijual.

Seorang pedagang sembako yang enggan disebutkan namanya juga merasakan dampak yang sama. Barang dagangannya, terutama produk makanan, kerap terkena debu sehingga ia memilih mengurangi stok untuk menghindari kerusakan produk.

Urgensi Perbaikan Jalan Alternatif

Warga berharap pemerintah segera menangani kerusakan jalan alternatif Jepara-Kudus ini agar jalur kembali aman dan nyaman dilalui. Perbaikan dianggap penting tidak hanya untuk mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang ruas jalan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru dari pemerintah mengenai jadwal perbaikan jalan alternatif tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.