Media Kampung – Ratusan kepala keluarga di tujuh desa di Kabupaten Malang akhirnya terbebas dari kelangkaan air bersih. Peresmian tujuh titik fasilitas Sumur Bor Polri Presisi di Kecamatan Pagak, Donomulyo, dan Sumbermanjing Wetan menjadi solusi jangka panjang untuk menghadapi kekeringan saat musim kemarau. Peresmian berpusat di Dusun Krajan, Desa Pagak, pada Kamis (25/6/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi.

Setiap sumur bor dilengkapi tandon air berkapasitas 5.200 liter yang terhubung ke jaringan distribusi pemukiman. Manfaatnya tidak hanya untuk rumah tangga, tetapi juga dialirkan ke lembaga pendidikan, pondok pesantren, tempat ibadah, dan kegiatan keagamaan. Sebaran fasilitas meliputi empat titik di Kecamatan Pagak, satu titik di Kecamatan Donomulyo, dan dua titik di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Desa-desa penerima manfaat adalah Desa Pagak, Desa Sumbermanjingkulon, Desa Sumberejo, Desa Gampingan, Desa Sumberoto, Desa Sumberagung, dan Desa Kedungbanteng. Selain akses air bersih, warga juga menerima bantuan paket sembako dari Polres Malang sebagai bagian dari menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan pemenuhan kebutuhan dasar yang krusial. Ia berharap kehadiran sumur bor ini menjadi bukti nyata kepolisian hadir sebagai sahabat masyarakat. “Saya menitipkan pesan kepada seluruh warga penerima manfaat agar merawat fasilitas ini bersama-sama, menjaga kebersihan dan kelestariannya serta memanfaatkan air dengan bijak agar manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi berikutnya,” ujarnya.

Kini fasilitas tersebut telah sepenuhnya diserahkan kepada warga. Gotong-royong antar-masyarakat dalam merawat sumur bor menjadi kunci utama agar aliran air yang membawa berkah kesehatan dan kesejahteraan dapat terus mengalir hingga masa depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.