Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Madiun secara resmi menetapkan logo peringatan Hari Jadi ke-458 daerah tersebut. Logo yang terpilih merupakan hasil sayembara yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Penetapan ini menjadi langkah awal dalam menyemarakkan rangkaian peringatan hari jadi yang mengusung tema ‘Kabupaten Madiun Berinovasi Berkolaborasi untuk Madiun yang Bersahaja’.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Madiun, Suntoko, menjelaskan bahwa sayembara logo digelar untuk memberikan ruang partisipasi masyarakat dalam peringatan hari jadi. “Melalui sayembara ini kami ingin masyarakat Kabupaten Madiun ikut berinovasi, berkreasi, sekaligus memiliki rasa memiliki terhadap peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun,” ujarnya pada Rabu, 17 Juni 2026.
Pendaftaran sayembara dibuka dari 1 hingga 31 Mei 2026. Dari total 38 peserta, sebanyak 30 dinyatakan lolos tahap verifikasi. Selanjutnya, karya-karya yang lolos dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, pegiat seni, dan budayawan. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain kesesuaian dengan tema hari jadi, kreativitas dan estetika visual, orisinalitas karya, filosofi desain, serta kemampuan logo untuk diaplikasikan pada berbagai media publikasi.
Dari proses penjurian, terpilih tiga karya terbaik, dan akhirnya satu desain ditetapkan sebagai logo resmi. Karya pemenang adalah hasil desain Ridho Agung Laksono, warga Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Desainnya dinilai mampu merepresentasikan identitas dan potensi Kabupaten Madiun sekaligus selaras dengan tema hari jadi.
“Logo ini menggambarkan ciri khas Kabupaten Madiun, mulai dari Kampung Pesilat, batik khas daerah, potensi pertanian, hingga semangat kolaborasi yang sesuai dengan tema hari jadi tahun ini,” kata Suntoko. Berbagai unsur khas Kabupaten Madiun dituangkan dalam desain tersebut. Angka 458 dirancang sebagai satu kesatuan yang saling terhubung, melambangkan kolaborasi. Selain itu, terdapat elemen padi dan jagung yang melambangkan kesejahteraan masyarakat, serta unsur lain yang merepresentasikan karakter dan potensi daerah.
Setelah penetapan logo, pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai desain turunan untuk kebutuhan publikasi, seperti baliho, banner, dan media promosi lainnya. Pemkab juga akan menyediakan tautan unduhan logo yang dapat diakses oleh perangkat daerah, kecamatan, dan desa. “Tentunya logo ini bisa diakses oleh semuanya, sehingga nanti gema Hari Jadi ini bisa terdengar di seluruh masyarakat Kabupaten Madiun,” ucapnya. Melalui pemanfaatan logo secara luas, Pemkab Madiun berharap gaung Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam peringatan hari jadi daerah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan