Media Kampung – Polsek Tempeh, Polres Lumajang, Jawa Timur, meningkatkan pengamanan di Jalur Lintas Selatan (JLS) dengan menggelar patroli Blue Light pada Minggu, 10 Mei 2026. Patroli ini difokuskan di sekitar Jembatan Selowangi, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, untuk mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor dan pelemparan batu pada kendaraan yang melewati kawasan tersebut.
Petugas kepolisian menyisir beberapa titik rawan sepanjang ruas JLS dengan menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi lampu rotator berwarna biru menyala. Langkah ini bertujuan agar kehadiran polisi di lapangan semakin terlihat dan memberikan efek pencegahan terhadap tindak kriminal.
Kapolsek Tempeh, AKP Syamsul Arifin, mengatakan bahwa kegiatan patroli rutin tersebut merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan masyarakat, khususnya bagi pengendara yang melintas pada malam hari. Ia menegaskan, “Patroli ini kami laksanakan untuk mencegah curanmor dan aksi pelemparan batu, khususnya terhadap kendaraan roda empat di kawasan JLS Selowangi.”
Selain melakukan patroli secara mobile, petugas juga sering berhenti di beberapa titik untuk memantau kondisi sekitar serta melakukan dialog dengan warga setempat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi terkait situasi keamanan dan potensi gangguan kriminalitas di lingkungan sekitar.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan maupun indikasi tindak kriminal. “Jika mengetahui potensi kriminalitas, informasikan ke petugas agar cepat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di kawasan Jembatan Selowangi tercatat aman dan kondusif. Arus lalu lintas di Jalur Lintas Selatan berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
Kehadiran patroli Blue Light ini mendapat tanggapan positif dari warga sekitar. Mereka merasa lebih aman dan nyaman saat melintas di kawasan JLS, terutama pada malam hari. Polisi terus berupaya menjaga keamanan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan terhindar dari risiko tindak kejahatan di kawasan tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan