Media Kampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember mencatat pertumbuhan volume angkutan barang sebesar 17 persen pada lima bulan pertama tahun 2026. Hingga Mei, total barang yang diangkut melalui layanan Bagasi Hantaran Paket (BHP) retail mencapai 7.335 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 6.255 ton.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api semakin tinggi. “Ini menunjukkan bahwa sektor logistik menggunakan kereta api kian diminati. Masyarakat dan pelaku usaha semakin merasakan langsung efisiensi dan kepastian estimasi waktu yang ditawarkan kereta api,” ujarnya pada Sabtu (6/6/2026).

Layanan BHP retail Daop 9 Jember saat ini memanfaatkan rangkaian kereta api penumpang reguler. Barang-barang logistik bergerak dinamis setiap harinya melalui empat kereta api, yaitu KA Sri Tanjung (Ketapang-Lempuyangan), KA Blambangan Ekspres (Ketapang-Pasar Senen), KA Wijayakusuma (Ketapang-Cilacap), dan KA Pandalungan (Jember-Gambir). Melalui layanan ini, berbagai komoditas dari wilayah Tapal Kuda dapat didistribusikan ke Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jakarta.

Selain mendukung distribusi logistik, penggunaan kereta api untuk angkutan barang dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya. “Kereta api memiliki keunggulan inheren berupa kapasitas angkut yang masif dalam sekali perjalanan. Sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka laka, serta meminimalkan kerusakan infrastruktur jalan,” tambah Cahyo.

Dari sisi ekologis, angkutan barang dengan kereta api jauh lebih hijau. Konsumsi bahan bakar yang lebih efisien per ton-kilometer dibandingkan moda transportasi darat lainnya membuat emisi karbon yang dihasilkan lebih rendah. “Ini langkah nyata kita bersama untuk mengurangi polusi udara dan jejak karbon. Setiap ton barang yang beralih ke kereta api adalah kontribusi langsung bagi bumi yang lebih hijau dan sehat,” katanya.

Sepanjang tahun 2025, total volume angkutan barang Daop 9 Jember mencapai 16.269 ton. KAI berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi performa ini, melakukan inovasi layanan, dan memastikan angkutan barang tetap menjadi pilar logistik yang aman, tepat waktu, dan berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.