Media Kampung – 13 April 2026 | Tim nasional badminton Indonesia menurunkan delapan pemain debutan di ajang Thomas & Uber Cup 2026, termasuk Ubed dan pasangan ganda Raymond/Joaquin, menjelang kompetisi bergengsi yang akan berlangsung di Horsens, Denmark.
Thomas & Uber Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026, menampilkan laga beregu putra dan putri yang diikuti oleh 16 negara anggota BWF.
Lokasi turnamen, Horsens, Denmark, dipilih sebagai tuan rumah pertama sejak edisi 2006, menawarkan arena berkapasitas 5.000 penonton dengan fasilitas latihan modern.
Indonesia masuk sebagai tim unggulan pada kategori putra, namun berada dalam Grup D bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair, yang menambah tantangan bagi skuad Merah Putih.
Di sektor putri, tim Indonesia dianggap underdog setelah penempatan grup yang lebih ketat, sehingga menuntut strategi optimal dari pelatih.
PBSI mengumumkan komposisi skuad pada 12 Maret 2026 setelah melalui proses evaluasi fisik, mental, dan taktis yang melibatkan tim pelatih serta pengamat senior.
Delapan pemain yang pertama kali berkompetisi di Thomas & Uber Cup meliputi: Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah yang dikenal sebagai Ubed, Anthony Sinisuka Ginting, Jonathan Christie, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, serta pasangan ganda putra Raymond dan Joaquin.
Alwi Farhan, berusia 19 tahun, menempati posisi tunggal putra cadangan dan diharapkan menjadi energi baru dalam tim.
Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) menambah kedalaman skuad tunggal dengan performa konsisten di turnamen internasional Junior.
Anthony Sinisuka Ginting, meski berpengalaman, pertama kali terdaftar dalam daftar pemain debutan untuk Thomas Cup setelah fokus pada turnamen sirkuit utama.
Jonathan Christie tetap menjadi ujung tombak tunggal putra, namun akan berbagi beban dengan empat pemain muda yang baru.
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap menjadi andalan utama, namun mereka akan berkolaborasi dengan pasangan baru Raymond/Joaquin yang baru dibentuk pada akhir 2025.
Raymond dan Joaquin, keduanya berasal dari generasi 2002, berhasil meraih gelar ketiga di Kejuaraan Nasional Ganda Putra 2025, menjadikan mereka kandidat kuat untuk menantang lawan di grup.
Kabid Binpres PBSI Eng Hian menegaskan, “Pemilihan pemain tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan, melainkan kesiapan fisik, mental, serta kesesuaian taktik tim.”
Ia menambahkan, “Delapan debutan ini dipilih karena potensi mereka untuk memberikan kontribusi signifikan dalam format beregu yang menuntut sinergi tinggi.”
Pelatih kepala Tim Indonesia, Andi Widjaja, mengungkapkan bahwa fokus latihan kini berada pada peningkatan kecepatan servis dan koordinasi antara pemain tunggal serta ganda.
Tim telah menjalani kamp pelatihan intensif selama tiga minggu di Cibubur, dengan sesi taktik khusus melawan skenario lawan grup.
Dalam persiapan mental, psikolog tim melakukan workshop motivasi dan manajemen stres menjelang keberangkatan.
Menurut data PBSI, Indonesia menargetkan finish di semifinal pada Thomas Cup dan mencapai perempat final pada Uber Cup.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa semua pemain debutan telah menyelesaikan tes kebugaran dan dinyatakan siap berkompetisi pada 20 April 2026.
Tim akan berangkat ke Denmark pada 22 April 2026, membawa harapan besar bagi para pendukung bulu tangkis di Tanah Air.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan