Media Kampung – Sekolah Rakyat Jember yang beroperasi sejak Agustus 2025 mulai memperlihatkan hasil nyata dalam pengembangan potensi siswanya melalui berbagai prestasi yang diraih di berbagai bidang. Dengan program pendampingan intensif dan sistem asrama, sekolah ini berhasil mengubah kemampuan siswa secara signifikan dalam waktu kurang dari satu tahun.
Kepala Sekolah Rakyat Jember, Kartika Sari Dewi, menyampaikan bahwa fokus utama sekolah saat ini adalah mengidentifikasi bakat dan minat setiap siswa agar dapat dibina dengan lebih terarah. Sekolah bahkan mendatangkan pelatih dari luar untuk membantu siswa mengasah kemampuan mereka secara maksimal.
Prestasi awal yang membanggakan datang dari cabang olahraga karate. Siswi dari Sekolah Rakyat Jember berhasil membawa pulang satu medali emas dan empat medali perunggu dalam kejuaraan tingkat provinsi. Awalnya, sekolah hanya menargetkan pengalaman bertanding bagi siswa, namun hasil di luar ekspektasi tersebut menjadi motivasi bagi siswa lain untuk mengejar prestasi serupa.
Selain karate, bidang seni juga menunjukkan kemajuan. Salah satu siswa kelas empat berhasil menjuarai lomba tari tradisional tunggal, menambah daftar capaian positif sekolah. Di sisi lain, Sekolah Rakyat Jember juga mulai mengembangkan potensi siswa di cabang bridge dan panahan dengan menyiapkan beberapa siswa untuk mengikuti kompetisi mendatang.
Kartika menambahkan bahwa sekolah tengah mempersiapkan dua siswa berbakat dalam cabang panahan untuk bertanding di ajang berikutnya. Selain itu, salah satu siswi bernama Caca juga sedang dipersiapkan untuk berpartisipasi dalam jambore nasional, menandakan perhatian sekolah tidak hanya pada prestasi lokal tapi juga di tingkat nasional.
Berbeda dari sekolah reguler, Sekolah Rakyat menggunakan sistem asrama yang memungkinkan pendampingan lebih intensif terhadap siswa. Setiap wali asuh membimbing maksimal sepuluh anak, berperan sebagai pengganti orang tua selama siswa tinggal di asrama. Pendampingan ini mencakup aspek akademik dan nonakademik, sehingga perkembangan siswa bisa terpantau secara menyeluruh.
Kartika mengungkapkan bahwa ke depan fokus pembinaan tidak hanya pada prestasi nonakademik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Hal ini menunjukkan upaya sekolah dalam menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul dalam keterampilan dan seni, tetapi juga dalam bidang pengetahuan.
Di sisi lain, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jember, Moh Irfan Pratama, menjelaskan bahwa proses seleksi calon siswa Sekolah Rakyat masih berlangsung. Calon siswa yang diprioritaskan berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sangat terbatas, yakni desil satu dan dua, agar program ini dapat membantu mereka memperoleh pendidikan yang lebih layak dan kesempatan berprestasi.
Perkembangan positif yang ditunjukkan Sekolah Rakyat Jember ini menjadi bukti bahwa pendekatan pendidikan yang lebih personal dan holistik dapat memberikan dampak signifikan dalam waktu singkat. Dengan pendampingan intensif serta fasilitas asrama, sekolah ini mampu membuka jalan bagi siswa untuk mengembangkan potensi terbaiknya dan meraih berbagai prestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan