Media Kampung – Dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional yang jatuh setiap 24 Oktober, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember melakukan kunjungan ke salah satu pelaku ekonomi kreatif lokal, yakni pengrajin kentongan Pak Sutaji. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pelaku kreatif yang berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Pak Sutaji, pengrajin kentongan asal Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, telah menekuni kerajinan ini sejak 1983. Ia melanjutkan tradisi keluarga yang dimulai oleh ayahnya sejak tahun 1960-an. Namun, berbeda dengan ayahnya yang membuat kentongan untuk musik merpati, Pak Sutaji memilih fokus membuat kentongan untuk musik patrol. Menurutnya, pembuatan kentongan untuk musik patrol lebih rumit karena memiliki notasi yang lebih banyak, tetapi ia tetap mengandalkan perasaan dalam pembuatannya agar suara yang dihasilkan lebih stabil dan berkualitas.

Bahan utama kentongan yang dibuat Pak Sutaji adalah kayu pohon nangka. Kayu ini dipilih karena memiliki variasi tekstur, mulai dari halus hingga kasar, yang memungkinkan pemilihan bahan terbaik untuk menghasilkan suara optimal. Proses pembuatan yang teliti dan bahan pilihan ini membuat kentongan karya Pak Sutaji tidak hanya diminati di Jember, tetapi juga oleh komunitas musik patrol di berbagai daerah seperti Madura, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Yogyakarta.

Dalam kunjungannya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember mengapresiasi dedikasi Pak Sutaji dan berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku ekonomi kreatif lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jaringan dan pengembangan produk ekonomi kreatif di Jember.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya dan kreativitas masyarakat, sekaligus meningkatkan potensi ekonomi melalui sektor kreatif yang berbasis kearifan lokal. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember berencana melanjutkan pendampingan kepada pengrajin dan pelaku ekonomi kreatif lainnya sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi daerah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.