Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan peluncuran program layanan kesehatan berbasis rumah atau home care, yang direncanakan akan dimulai pada Mei 2026.

Bupati Muhammad Fawait mengumumkan rencana tersebut pada konferensi pers Kamis, 23 April 2026, di kantor Bupati Jember.

Program home care dirancang untuk membawa layanan kesehatan langsung ke rumah warga, khususnya keluarga kurang mampu yang selama ini terbatas aksesnya.

Jadwal peluncuran masih disesuaikan bersama kementerian terkait demi memastikan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Beberapa puskesmas di wilayah Jember telah melakukan uji coba layanan home care secara terbatas untuk menilai kebutuhan lapangan.

Uji coba tersebut mencakup pemeriksaan dasar, pendampingan, dan edukasi, guna mengidentifikasi potensi kendala sebelum peluncuran penuh.

Tenaga kesehatan yang terlibat meliputi dokter, perawat, dan bidan yang akan mengunjungi rumah pasien secara berkala.

Prioritas utama program meliputi ibu hamil, bayi, balita, lansia, penyandang disabilitas, serta pasien dengan penyakit kronis atau keterbatasan mobilitas.

Layanan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif, termasuk edukasi gizi, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan keluarga.

Fawait menekankan, “Kalau orang mampu punya dokter pribadi, di Jember nanti masyarakat kurang mampu juga punya dokter pribadi melalui layanan ini.”

Geografi Jember yang luas dengan banyak wilayah perdesaan dan keterbatasan transportasi menjadi alasan strategis peluncuran home care.

Dengan layanan ini, diharapkan penanganan medis dapat lebih cepat, mengurangi keterlambatan khususnya pada kelompok rentan.

Target program mencakup penurunan angka kematian ibu dan bayi, pengurangan kasus stunting, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar.

Pemkab Jember berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan untuk penyediaan sumber daya, peralatan, dan pelatihan.

Saat ini persiapan masih berjalan, dan jadwal final peluncuran akan ditetapkan setelah sinkronisasi dengan pihak pusat selesai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.