Media Kampung – Dinas Kesehatan Kota Bekasi akan memantau kondisi kesehatan jemaah haji selama 20 hari setelah mereka tiba di tanah air. Langkah ini dilakukan untuk memastikan para jemaah tetap sehat usai menunaikan ibadah haji.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bekasi, Rian Fauzi, menyatakan bahwa pemantauan kesehatan jemaah haji Bekasi dilakukan selama dua puluh hari pasca-kepulangan. Ia mengimbau jemaah untuk melapor ke puskesmas terdekat jika mengalami keluhan kesehatan.

Sejauh ini, tercatat tiga jemaah yang memerlukan perawatan. Dua orang, pasangan suami istri, sempat dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Satu lainnya dirawat di klinik Asrama Haji dan langsung pulang setelah mendapat penanganan.

Rian memastikan ketiga jemaah telah mendapatkan perawatan maksimal dan kondisi mereka kini sudah membaik serta kembali normal. Pihaknya menegaskan komitmen dalam memberikan layanan kesehatan kepada para jemaah.

Beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah selama ibadah haji antara lain usia, riwayat penyakit, perubahan cuaca, dan aktivitas fisik yang berat. Pemantauan kesehatan jemaah haji Bekasi ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kesehatan warganya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.