Media Kampung, NIAS SELATANBupati Nias Utara, Amizaro, mendampingi Gubernur Sumatera Utara dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste dalam kunjungan ke Desa Adat Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, pada Kamis, 17 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda promosi potensi pariwisata dan budaya Kepulauan Nias ke kancah internasional.

Desa Adat Bawomataluo dikenal sebagai salah satu destinasi wisata budaya ikonik di Kepulauan Nias. Desa ini menyimpan rumah adat khas Nias yang terawat, tradisi megalitik bernilai sejarah tinggi, serta atraksi budaya seperti Tari Perang (Faluaya) dan tradisi Lompat Batu (Hombo Batu). Kedua tradisi tersebut telah lama menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

Baca juga:

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat dan para pelajar yang berbaris di sepanjang lokasi penyambutan. Prosesi adat diawali dengan penampilan Tari Perang sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan. Acara dilanjutkan dengan pemberian sekapur sirih kepada Duta Besar Prancis, Gubernur Sumatera Utara, serta para kepala daerah se-Kepulauan Nias sebagai bentuk penghormatan menurut adat istiadat setempat.

Baca juga:

Dalam kunjungan tersebut, rombongan berkeliling menikmati keunikan Desa Adat Bawomataluo, menyaksikan langsung kekayaan budaya yang masih lestari, dan berdialog dengan masyarakat mengenai upaya pelestarian budaya serta pengembangan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal.

Baca juga:

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat promosi pariwisata Kepulauan Nias di tingkat internasional sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang investasi dan pengembangan pariwisata. “Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan mitra internasional, potensi wisata dan budaya Kepulauan Nias diharapkan semakin dikenal luas serta mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Nias Utara.