Media Kampung – Prof. Dr. Nurkholis, Guru Besar bidang keolahragaan dari Universitas Negeri Surabaya, menekankan pentingnya penerapan sport science dalam pembinaan atlet di Banyuwangi. Langkah ini diharapkan dapat membuat program latihan lebih terukur dan meningkatkan prestasi para atlet secara optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prof. Nurkholis saat memberikan pelatihan fisik kepada pelatih cabang olahraga di kantor KONI Banyuwangi pada Kamis, 21 Mei 2026. Ia menyebutkan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh KONI saat ini sudah fokus pada penguatan aspek fisik, teknik, serta mental atlet untuk menghadapi berbagai kompetisi mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga tingkat nasional dan internasional.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sport science sangat membantu pelatih dalam menyusun program latihan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing atlet. Prestasi olahraga tidak hanya bergantung pada bakat, tetapi juga pada konsistensi latihan yang terukur dan berkelanjutan.
“Kelemahan utama atlet Indonesia kerap terletak pada kondisi fisik. Oleh sebab itu, latihan harus rutin, terprogram, dan memiliki intensitas tinggi. Idealnya, seorang atlet melakukan lebih dari 10 sesi latihan dalam satu minggu agar kondisi fisik tetap prima,” ujar Nurkholis.
Dengan penerapan sistem pembinaan yang modern dan konsisten, Nurkholis optimistis prestasi olahraga di Banyuwangi akan semakin meningkat. Ia juga memastikan bahwa pendampingan dari para pakar olahraga dan kepelatihan akan terus berlangsung guna memperkuat kualitas atlet di masa mendatang.
Ketua KONI Banyuwangi, A. Kairuillah, menambahkan bahwa pelatihan bagi pelatih fisik ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membina atlet usia muda secara tepat dan terukur. Ia menegaskan pentingnya pemahaman teknik latihan fisik yang benar agar proses pembinaan berjalan efektif dan berujung pada prestasi yang membanggakan.
“Kami berharap pelatih di tiap cabang olahraga dapat memahami cara melatih atlet muda dengan benar, khususnya dalam membangun ketahanan fisik serta mengevaluasi hasil latihan yang diterapkan,” kata Kairuillah saat acara pelatihan tersebut berlangsung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan