Media Kampung – San Antonio Spurs gagal mempertahankan keunggulan setelah kalah 113-122 dari Oklahoma City Thunder pada Game 2 babak playoff NBA 2026 di Paycom Center, Oklahoma City, Rabu (20/5/2026) malam waktu setempat. Kemenangan ini membuat seri menjadi imbang 1-1 dan akan berlanjut ke Game 3 yang digelar di San Antonio.

Dalam pertandingan tersebut, Spurs harus bermain tanpa De’Aaron Fox yang masih absen akibat cedera pergelangan kaki. Selain itu, rookie Dylan Harper yang menggantikan Fox di starting lineup juga mengalami cedera kaki kanan dan terpaksa meninggalkan pertandingan. Kondisi ini memaksa Spurs mengandalkan Stephon Castle sebagai satu-satunya guard reguler. Castle tampil agresif dengan mencetak 25 poin dan 8 assist, namun juga melakukan 9 kali turnover yang cukup merugikan timnya.

Victor Wembanyama kembali menunjukkan performa impresif dengan mencatatkan 21 poin, 17 rebound, 6 assist, dan 4 blok dalam laga ini. Meski demikian, tekanan dari Oklahoma City Thunder yang memanfaatkan turnover Spurs sangat terasa. Thunder mampu mencetak 27 poin dari turnover dan unggul dalam skor cadangan 57-25, berkat kontribusi pemain seperti Shai Gilgeous-Alexander yang mencetak 30 poin dan Alex Caruso dengan 17 poin dari bangku cadangan.

Thunder juga menghadapi kendala dengan keluarnya Jalen Williams karena cedera hamstring yang kambuh di babak pertama. Meski demikian, tim tuan rumah mampu mempertahankan momentum, termasuk sebuah run 11-0 di kuarter keempat yang memperlebar jarak poin. Spurs sempat memperkecil defisit menjadi 5 poin dekat akhir pertandingan, namun Shai Gilgeous-Alexander berhasil mencetak poin penting untuk menutup laga dan memastikan kemenangan bagi Thunder.

Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menyatakan bahwa absennya beberapa pemain kunci memberikan tekanan ekstra pada tim, terutama di lini penjaga. “Tim ini sangat mahir dalam memanfaatkan turnover, jadi ketika kami kehilangan beberapa kreator dan inisiator utama, itu menambah beban bagi yang lain,” ujar Johnson. Sementara itu, pelatih Thunder, Mark Daigneault, mengapresiasi peningkatan performa timnya setelah kekalahan di Game 1. “Saya yakin kami akan bermain lebih baik malam ini, dan itu terbukti,” katanya.

Dengan hasil ini, kedua tim kini memiliki peluang yang sama untuk melaju ke final konferensi. Menurut data prediksi pasar taruhan, peluang Thunder dan Spurs masing-masing sekitar 50 persen. Pertandingan selanjutnya akan berlangsung di markas Spurs pada Jumat, 22 Mei 2026, di mana kedua tim akan berusaha mengambil kendali dalam seri ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.