Media Kampung – Pemberangkatan ribuan calon jemaah haji (CJH) dari Banyuwangi pada Selasa, 12 Mei 2026, berlangsung penuh haru. Di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi, keluarga dan kerabat mengiringi kepergian para jemaah dengan doa dan tangisan, menandai dimulainya perjalanan menuju Tanah Suci.

Pada tahun ini, Kabupaten Banyuwangi memberangkatkan total 1.312 jemaah haji yang terbagi dalam lima kloter. Proses keberangkatan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kloter 82 dan 83 dengan jumlah 752 jemaah. Rombongan dilepas secara langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang juga turut memberikan pesan dan doa untuk kelancaran ibadah para jemaah.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan harapannya agar seluruh calon jemaah haji diberi kesehatan serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia menegaskan, “Alhamdulillah bapak ibu mendapat kesempatan memenuhi panggilan Allah SWT. Semoga seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran dan keselamatan.”

Bupati Ipuk juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan di antara sesama jemaah, terutama bagi mereka yang sudah lanjut usia. Ia meminta para jemaah saling membantu selama menjalankan ibadah, sekaligus membawa nama baik Banyuwangi dan Indonesia di hadapan jemaah dari berbagai negara.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi, Rif’an Junaidi, memaparkan bahwa tahun ini ada 503 jemaah yang tergolong lanjut usia, yakni berusia di atas 65 tahun. Selain itu, terdapat 144 jemaah yang masuk kategori risiko tinggi. Rif’an menambahkan, “Jemaah prioritas seperti lansia dan difabel sudah kami data untuk mendapatkan layanan khusus, termasuk program Murur agar ibadah lebih nyaman.”

Keberangkatan ini tidak hanya menjadi momen spiritual penting bagi para jemaah, tetapi juga membawa dampak emosional bagi keluarga yang melepas. Banyak di antara keluarga yang tampak meneteskan air mata saat mengantar anggota keluarganya berangkat, berharap mereka dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.

Rangkaian pelepasan berlangsung khidmat, dengan petugas haji setempat memastikan seluruh proses berjalan lancar. Para jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebagai titik awal sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah Banyuwangi terus memantau perkembangan dan memastikan dukungan penuh selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemberangkatan calon jemaah haji dari Banyuwangi masih berlangsung sesuai jadwal. Seluruh pihak berharap para jemaah dapat menjalani ibadah dengan aman, sehat, dan kembali ke Banyuwangi membawa predikat haji mabrur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.