Media Kampung – Pelepasan siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 8 Siliragung (SMK Models) Angkatan ke-22 berlangsung khidmat di basement Ed-Hotel pada Sabtu, 25 April 2026. Acara ini diwarnai dengan pesan penting dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyuwangi, Eko Budi Santoso, S.Sos., M.M., yang menekankan agar para lulusan mendahulukan adab di atas ilmu dalam menjalani kehidupan setelah sekolah.
Dalam sambutannya, Eko Budi Santoso mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan yang menuntut mental kuat, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi. Ia menegaskan pentingnya kemandirian dan kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat, terutama dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. “Gunakan gawai sesuai kebutuhan dan jangan membuang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya.
Acara pelepasan juga dihadiri oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi, pimpinan cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Siliragung, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Siliragung. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap para lulusan dalam menentukan langkah ke depan, apakah memasuki dunia kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Eko Budi Santoso memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik SMK Models yang dipimpin oleh Rudy Agus Setiawan, S.T., atas dedikasi dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, peran guru sangat krusial dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga berkarakter kuat.
Selain itu, Kacabdin mendorong para lulusan untuk memiliki visi besar dalam membangun masa depan. Ia berharap para siswa tidak hanya menjadi pencari kerja, melainkan mampu menjadi pencipta lapangan kerja dan pemimpin masa depan. Dalam rangka mendukung keberlanjutan pendidikan, pihaknya juga mengajak sekolah untuk terus mendampingi lulusan berprestasi yang mengalami keterbatasan ekonomi melalui program beasiswa dan orang tua asuh.
Menutup sambutannya, Eko Budi Santoso menekankan bahwa ilmu tanpa akhlak akan kehilangan maknanya. Ia mengingatkan pentingnya sikap hormat kepada orang tua dan guru sebagai pondasi utama dalam kehidupan. “Selalu dahulukan adab di atas ilmu,” pesannya agar menjadi bekal bagi para lulusan dalam melangkah ke jenjang berikutnya dengan membawa kompetensi, karakter, dan nilai-nilai positif.
Dengan pesan tersebut, pelepasan Angkatan ke-22 SMK Models meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan tamu undangan. Acara ini menjadi momentum penting yang menegaskan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari ilmu, tetapi juga oleh bagaimana seseorang menjaga sikap dan etika dalam kehidupan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan