Media Kampung – Ratusan meteran air milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi dilaporkan hilang dalam sebulan terakhir, dengan indikasi pencurian yang terorganisir dan menyasar lokasi tertentu. Kasus ini terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, termasuk Banyuwangi, Rogojampi, dan Genteng.
Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abd Rahman, menyatakan bahwa total 136 meteran air hilang dalam aksi pencurian ini. Kebanyakan terjadi di Kecamatan Banyuwangi dengan 79 titik, disusul Rogojampi sebanyak 24 titik, dan Genteng sebanyak 33 titik. Pola pencurian menunjukkan bahwa pelaku menargetkan rumah kosong, toko yang tidak terjaga, dan fasilitas umum dengan pengawasan minim.
Pelaku diduga melakukan pemetaan lokasi terlebih dahulu sebelum beraksi, sehingga tidak bekerja secara acak. Cara mereka melepas meteran kemudian menutup saluran air dengan rapi membuat pencurian sulit terdeteksi oleh pemilik rumah atau warga sekitar.
PUDAM Banyuwangi telah menerima berbagai laporan dari pelanggan dan melakukan investigasi dengan memeriksa rekaman kamera pengawas. Dari hasil penelusuran, ditemukan indikasi pelaku yang sama terlihat di beberapa lokasi berbeda menggunakan sepeda motor. Hal ini menunjukkan modus operandi yang cukup profesional dan terorganisir.
Pihak PUDAM juga membantu pelanggan yang menjadi korban pencurian dalam proses pelaporan ke kepolisian. Laporan telah disampaikan ke beberapa polsek terkait seperti Polsek Kabat dan Polsek Genteng. Abd Rahman mengungkapkan bahwa meskipun pemilik rumah yang harus melapor, PUDAM memberikan pendampingan agar prosesnya lebih mudah dan lancar.
Direktur Teknik PUDAM Banyuwangi, Waris Paksono, memastikan bahwa sebagian besar meteran yang hilang sudah diganti kembali agar distribusi air bersih tetap berjalan. Namun, biaya penggantian meteran menjadi tanggung jawab pelanggan sesuai peraturan yang berlaku.
Kasus pencurian meteran air ini tidak hanya merugikan pelanggan secara langsung tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran layanan distribusi air bersih di wilayah terdampak. Oleh karena itu, PUDAM Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan