Media Kampung – Seorang pencuri meteran air milik PUDAM Banyuwangi berhasil ditangkap warga saat beraksi di sebuah rumah kosong di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Jumat sore, 17 April 2026. Pelaku yang berinisial PAP (29) diamankan berkat kecurigaan seorang petugas PUDAM yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Kejadian bermula ketika Prasetyo (30), petugas PUDAM Banyuwangi, hendak menjemput anaknya sekitar pukul 16.00 WIB. Ia mendengar suara sepeda motor berhenti di rumah kosong yang merupakan titipan tetangga untuk dijaga. Karena merasa curiga, Prasetyo mengecek ke lokasi dan menemukan pelaku tengah mencopot pipa pada meteran air.
“Saya lihat dia sudah mencopot salah satu sisi pipa pada meteran air saat saya pergoki,” ujar Prasetyo pada Sabtu, 18 April 2026. Saat diinterogasi, pelaku sempat mengaku sebagai pegawai PUDAM yang ditugaskan mengganti meteran bocor. Namun, Prasetyo tidak percaya dan segera memanggil rekannya.
PAP berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor, tetapi berhasil dicegat oleh Prasetyo hingga warga lain datang membantu. Polisi kemudian dipanggil ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Dari tangan PAP disita sejumlah barang bukti, termasuk 15 unit meteran air, berbagai alat pembongkar meteran, serta sepeda motor yang digunakan saat beraksi.
Kapolsek Banyuwangi Kota, AKP Hendry Christianto, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan. “Tersangka mengakui perbuatannya,” ungkap Hendry.
Kasus pencurian meteran air di Banyuwangi memang sedang marak terjadi dalam sebulan terakhir. Sebanyak 136 unit meteran dilaporkan hilang di berbagai wilayah seperti Kecamatan Banyuwangi, Rogojampi, dan Genteng. Para pelaku biasanya menyasar rumah kosong, toko yang tidak dijaga, hingga fasilitas umum sebagai target pencurian.
Penangkapan PAP menjadi langkah penting dalam mengungkap dan mengurangi tindak pencurian meteran air yang merugikan pihak PUDAM serta masyarakat. Aparat kepolisian bersama warga terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di masa mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan