Media Kampung – SMK Muhammadiyah 8 Siliragung atau SMK Models di Jember menggelar pelatihan fiber optic yang bekerja sama dengan PLN Icon Plus sebagai persiapan bagi siswa sebelum menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal teknis dan wawasan industri yang dibutuhkan siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, pada 28 dan 29 April 2026, bertempat di Laboratorium Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi SMK Models. Peserta pelatihan adalah siswa kelas XI TKJ A dan XI TKJ B yang mendapat materi secara bergantian. Kegiatan ini mengusung tema sinergi antara dunia pendidikan dan industri untuk mencetak tenaga ahli muda yang kompeten dan siap bekerja.
PLN Icon Plus Jember mengirimkan tiga ahli profesional untuk mendampingi pelatihan, yaitu Yesi Tiara Angelina sebagai Account Manager Satu, Lia Wahyu Safitri sebagai Technician, dan Fajar Agung Prasetyo sebagai Staff Engineer. Mereka membagikan pengetahuan terkait budaya kerja di industri telekomunikasi, standar keselamatan kerja, dan peluang karier di bidang jaringan dan telekomunikasi.
Materi pertama yang diberikan berfokus pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai dasar penting saat bekerja di lapangan. Siswa diajarkan penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur keselamatan, serta tindakan awal jika terjadi kondisi darurat. Langkah ini diharapkan membangun budaya kerja profesional sejak dini.
Selanjutnya, pelatihan masuk dalam materi inti mengenai fiber optic, mulai dari pengenalan dasar, jenis kabel, alat ukur, hingga teknik pengukuran redaman kabel. Peserta juga mendapatkan sesi praktik langsung, seperti fusion splicing dan simulasi pemasangan kabel fiber optic sesuai standar industri. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi siswa dalam mengaplikasikan teori yang telah dipelajari.
Dalam sesi wawancara, Yesi Tiara Angelina menyampaikan pentingnya memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan serius sebagai bekal menghadapi persaingan di dunia industri. Ia menekankan agar siswa mengambil ilmu sebanyak mungkin karena peluang belajar seperti ini jarang datang dua kali.
Pelatihan ditutup dengan kuis interaktif dan pemberian penghargaan kepada peserta yang aktif serta sesi foto bersama sebagai dokumentasi. Kegiatan ini menjadi tanda bahwa SMK Models memberikan perhatian khusus pada peningkatan kompetensi siswa sebelum mereka terjun ke dunia kerja melalui PKL.
Dengan pelatihan fiber optic yang komprehensif ini, siswa SMK Models diharapkan memiliki kesiapan teknis dan sikap profesional yang sejalan dengan kebutuhan industri telekomunikasi modern. Langkah ini juga membuka peluang karier lebih luas bagi lulusan SMK di sektor jaringan dan telekomunikasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan