Media Kampung – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan dukungannya terhadap Festival Egrang ke-14 yang digelar di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, sebagai ruang untuk menjaga kesehatan emosional anak. Festival ini mendapat apresiasi karena tidak hanya melestarikan permainan tradisional, tetapi juga mendukung tumbuhnya ekosistem sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Festival Egrang yang diselenggarakan secara rutin oleh komunitas Tanoker di Ledokombo menjadi wadah penting di tengah derasnya perkembangan digital yang membuat anak-anak banyak menghabiskan waktu dengan permainan digital. Nezar menilai permainan tradisional seperti egrang mampu memberikan ruang jeda bagi anak-anak untuk bermain secara langsung sekaligus mengembangkan kecerdasan emosional mereka.
Wamen Komdigi juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berdiskusi dengan Tanoker untuk memperluas sinergi program ke depan. Festival Egrang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung program seperti PP Tunas dan digital wellbeing atau kesehatan mental digital bagi anak-anak di era teknologi saat ini.
Festival Egrang yang diadakan di Pasar Lumpur ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Jember, Helmi Luqman, yang mewakili Bupati, serta berbagai tokoh budaya, pelaku pariwisata, komunitas pendidikan, relawan, dan masyarakat sekitar. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan luas terhadap keberlangsungan festival ini.
Suporahardjo, Penasihat Tanoker Ledokombo, menceritakan perjalanan komunitas yang bermula dari gerakan sederhana bersama anak-anak desa hingga berkembang menjadi destinasi wisata budaya nasional. Tanoker bahkan pernah menerima penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) pada 2018 atas kontribusinya dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Festival ini tidak hanya menjadi panggung permainan tradisional, tetapi juga ruang berkumpul lintas generasi. Anak-anak hingga lansia terlibat dalam menjaga dan menghidupkan kembali permainan rakyat sebagai sarana pendidikan sosial dan penguatan ikatan komunitas.
Dukungan dari pemerintah dan masyarakat menunjukkan bahwa Festival Egrang bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga media penting untuk menjaga kesehatan emosional anak-anak sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya lokal di tengah tantangan digitalisasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan