Media Kampung – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi resmi memperkuat sinergi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya melalui penandatanganan Letter of Cooperation Agreement (LOCA), yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Langkah ini menjadi tonggak baru dalam upaya peningkatan koordinasi dan kesiapsiagaan operasi pencarian dan pertolongan, khususnya untuk penanganan situasi darurat penerbangan di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya Agustono, Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Kepala Kantor SAR Surakarta, hingga perwakilan AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menandai pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan keselamatan penerbangan dan respons cepat saat terjadi keadaan darurat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menegaskan bahwa komitmen bersama ini bertujuan memperkuat efektivitas koordinasi di lapangan. “Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan efektivitas koordinasi dan kesiapsiagaan antarinstansi, sehingga setiap kondisi darurat penerbangan dapat ditangani secara optimal demi keselamatan masyarakat,” ujar Oka Astawa di sela kegiatan.

LOCA yang telah disepakati mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama, mulai dari pertukaran informasi terkait kecelakaan pesawat, pemberian layanan peringatan atau alerting service, pembaruan data pesawat yang memerlukan pertolongan, hingga penyampaian informasi resmi tentang penghentian operasi SAR. Selain itu, nota kesepahaman ini juga mengatur dukungan sumber daya, penyusunan rencana operasi pencarian dan pertolongan bersama, pengawasan Emergency Locator Transmitter (ELT), serta peningkatan kapasitas personel melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, dan latihan gabungan.

Kerja sama strategis ini akan berjalan selama lima tahun ke depan dan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kualitas layanan SAR tetap terjaga. Evaluasi rutin ini diharapkan mampu menyesuaikan kebutuhan dan tantangan yang mungkin berkembang di lapangan, sehingga respons terhadap insiden penerbangan selalu optimal dan profesional.

Oka Astawa optimistis, sistem koordinasi yang dibangun melalui kerja sama ini akan berdampak langsung pada kecepatan dan ketepatan layanan SAR kepada masyarakat. “Kami berharap kerja sama ini mampu menciptakan sistem koordinasi yang semakin efektif sehingga pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan keadaan darurat penerbangan, dapat berjalan dengan respons cepat, tepat, dan profesional,” tambahnya.

Kantor SAR Banyuwangi juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penguatan sinergi ini. Dengan kolaborasi lintas instansi yang semakin erat, diharapkan standar keselamatan penerbangan di wilayah kerja mereka semakin meningkat dan pelayanan SAR bisa diandalkan setiap saat.

Penandatanganan LOCA ini sekaligus menandai komitmen jangka panjang para pihak terkait dalam menjaga kesiapsiagaan, memperkuat jaringan komunikasi, serta memastikan sumber daya manusia terus berkembang melalui pelatihan dan simulasi bersama. Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menghadapi ancaman kecelakaan penerbangan yang membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Saat ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi fokus pada implementasi kerja sama dan pengawasan berkelanjutan, dengan harapan setiap insiden penerbangan dapat direspons secara profesional, efektif, dan mengutamakan keselamatan publik. Seluruh pihak terlibat terus memperkuat koordinasi untuk menjaga kesiapsiagaan menghadapi segala kemungkinan keadaan darurat di sektor penerbangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.