Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto memberikan pengakuan terhadap Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai partai yang lebih senior dibandingkan Partai Gerindra. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam acara puncak perayaan HUT ke-28 PAN yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).
Pengakuan Terhadap Keberadaan PAN
Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan bahwa PAN telah berdiri selama 28 tahun, lebih lama dibandingkan Gerindra yang baru berusia 17 tahun. Ia juga menceritakan hubungan kedekatannya dengan para politisi PAN sejak sebelum mendirikan Gerindra. “PAN lebih senior dari Gerindra. PAN didirikan 28 tahun yang lalu, kami 17 tahun. Jadi PAN itu senior dari usia,” ujarnya.
Kesamaan Nilai Perjuangan
Prabowo menilai perjuangan PAN dan Gerindra memiliki kesamaan dalam memperjuangkan keadilan dan kemakmuran Indonesia. Ia menegaskan bahwa hampir di semua partai terdapat nilai perjuangan yang serupa. “Tentunya kita semua ingin Indonesia itu adil dan makmur,” kata Prabowo.
Peran PAN dalam Kabinet
Presiden juga menyoroti kehadiran banyak kader PAN yang mengisi posisi menteri dalam kabinetnya. Ia menyebutkan dengan penuh canda bahwa ia terkejut melihat banyak menteri mengenakan baju biru, warna khas PAN. “Saya kaget banyak sekali pakai baju biru malam ini. Loh kok ternyata PAN ya Hanif (Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan), waduh. PAN ini banyak boleh juga manuver-manuvernya itu,” ujarnya sambil tertawa.
Prabowo mengapresiasi kinerja para menteri dari PAN yang menurutnya hebat dan berkontribusi positif dalam pemerintahan.
Konteks dan Implikasi
Pengakuan Prabowo terhadap PAN sebagai partai senior sekaligus penegasan adanya nilai perjuangan yang sejalan menjadi penting dalam konteks politik nasional. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara Gerindra dan PAN dalam kabinet serta dinamika aliansi politik yang terus berkembang. Kehadiran kader PAN dalam kabinet juga memperkuat peran partai tersebut dalam pengambilan keputusan pemerintahan.














Tinggalkan Balasan