Media Kampung – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai safari politik selama tiga hari di Lampung, Jumat (26/6/2026). Ia tiba di Bandara Raden Intan II sekitar pukul 10.46 WIB, mengenakan kemeja putih dan topi PSI. Kedatangannya disambut oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta relawan yang membawa spanduk ucapan selamat datang.
Ketua DPD PSI Lampung Ivan Destianto mengatakan kunjungan ini merupakan rangkaian safari politik yang akan berlangsung hingga Minggu (28/6/2026). “Pak Jokowi hadir di Lampung ini tiga hari. Beliau akan ke Mesuji, Tanggamus, Tulang Bawang, Bandar Lampung, dan Kota Agung,” kata Ivan.
Selama di Lampung, Jokowi dijadwalkan menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di sejumlah wilayah, seperti Bandar Lampung, Mesuji, dan Tulang Bawang. Selain itu, ia juga akan bertemu masyarakat untuk memperkenalkan PSI. “Di beberapa titik, mungkin Pringsewu, beliau bertemu dengan masyarakat untuk sosialisasi dan perkenalan tentang PSI,” ujar Ivan.
Menurut Ivan, jajaran PSI Lampung telah mempersiapkan penyambutan secara maksimal. “Persiapan kita menyambut beliau, memberikan bahwa PSI di Lampung ini ada dan solid,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris PSI Lampung Selatan Bambang Suseno menyebut safari politik Jokowi merupakan respons atas tingginya antusiasme masyarakat yang masih ingin bertemu langsung dengan mantan presiden. “Ini menjawab undangan dari masyarakat Indonesia, khususnya di Lampung. Selama ini banyak masyarakat yang datang ke Solo karena masih merindukan sosok Pak Jokowi. Kebetulan Lampung menjadi titik awal safari beliau,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, relawan yang hadir merupakan masyarakat yang mengapresiasi program pembangunan Jokowi selama menjabat, seperti pembangunan jalan tol, Bendungan Margatiga, dan berbagai infrastruktur lainnya.
Selama tiga hari di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi Mesuji, Tulang Bawang, Bandar Lampung, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Timur, dan Lampung Tengah. Selain Rakorda PSI, agenda juga mencakup pertemuan dengan pelaku UMKM, tokoh masyarakat, relawan, serta kegiatan budaya dan silaturahmi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan