Media Kampung – 18 April 2026 | Jakarta, 18 April 2026 – Puan Maharani, Ketua DPR RI, menanggapi spekulasi reshuffle kabinet yang beredar setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang kemungkinan pergantian beberapa menteri, menegaskan bahwa proses tersebut masih dalam tahap evaluasi internal partai.

Dalam konferensi pers di Gedung DPR, Puan menyampaikan bahwa PDIP belum menerima usulan resmi dari pemerintah mengenai penggantian menteri dan bahwa keputusan akan didasarkan pada pertimbangan kinerja serta kebutuhan kebijakan nasional.

Ia menambahkan bahwa PDIP tetap mendukung kebijakan Presiden selama terbukti efektif dalam mengatasi tantangan ekonomi, termasuk inflasi dan kenaikan harga plastik yang belakangan menjadi sorotan publik.

Partai Golkar, yang juga menjadi koalisi pemerintah, menanggapi lewat juru bicaranya bahwa mereka menunggu klarifikasi lebih lanjut sebelum menilai dampak reshuffle terhadap program pembangunan infrastruktur yang tengah berjalan.

Demokrat mengingatkan bahwa stabilitas kabinet penting untuk kelancaran reformasi birokrasi, terutama dalam upaya penurunan harga bahan baku dan penguatan daya beli masyarakat.

Spekulasi mengenai penggantian Menteri Perindustrian, Bahlil Lahadalia, menjadi fokus utama karena dugaan Prabowo ingin menempatkan figur yang lebih dekat dengan agenda industrialisasi hijau.

Namun, Puan menolak semua rumor, menyatakan bahwa tidak ada keputusan final yang diambil dan bahwa proses peninjauan akan melibatkan koordinasi lintas partai koalisi.

Ia menegaskan pentingnya transparansi, sehingga publik dapat memperoleh informasi yang akurat melalui pernyataan resmi, bukan melalui berita bohong atau komentar media sosial yang tidak terverifikasi.

Dalam konteks ekonomi, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan mencapai 4,2% pada kuartal pertama 2026, sementara harga plastik naik 12% dibandingkan tahun sebelumnya, memicu keresahan konsumen.

Puan mengutip pernyataan Kementerian Perindustrian bahwa upaya diversifikasi bahan baku dengan memanfaatkan bahan organik, seperti daun kelapa, sedang dipercepat untuk menurunkan ketergantungan pada plastik.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut belum menjadi dasar bagi reshuffle, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menanggapi perubahan iklim dan tekanan pasar global.

Sebagai penutup, Puan mengajak semua pihak koalisi untuk bersatu dalam menjaga kontinuitas program pembangunan serta menunggu keputusan final yang akan diumumkan pada rapat Koordinasi Kebijakan Nasional minggu depan.

Hingga saat ini, belum ada perubahan resmi pada susunan menteri, dan Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pelaksanaan kebijakan ekonomi yang stabil serta penanganan isu lingkungan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.