Media Kampung, Selayar – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga hari kelima pencarian, Minggu (19/7/2026), sebanyak lima orang ditemukan dalam kondisi selamat setelah mengapung di laut selama empat hari.
Kronologi Tenggelamnya KM Nurul Salsa
KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar, pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 WITA. Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin dan akhirnya tenggelam. Kapal tersebut membawa total 78 orang penumpang, sesuai data terbaru yang dirilis Basarnas Makassar setelah verifikasi lanjutan.
Lima Penumpang Selamat Ditemukan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengonfirmasi bahwa lima penumpang ditemukan selamat oleh kapal nelayan KMN Sinar Matoanging 04 di sekitar Pulau Matallang. Mereka adalah Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Sri Ardita (17). Para korban bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong (rumah ikan) milik nelayan. Mereka kemudian dievakuasi ke KN SAR Kamajaya.
“Penemuan ini menjadi penyemangat bagi seluruh unsur SAR gabungan yang masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban lainnya. Kami berharap masih ada korban lain yang dapat ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Arif.
Pemeriksaan Nakhoda dan ABK
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menyatakan pihaknya tengah mendalami penyebab tenggelamnya KM Nurul Salsa. Sejumlah saksi diperiksa, termasuk nakhoda berinisial MR (36) dan anak buah kapal (ABK). Pemeriksaan ini bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap fakta objektif di balik kecelakaan.
Tim DVI Buka Pos Ante-Mortem
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Sulsel mendirikan pos Ante-Mortem di Pelabuhan Benteng dan RSUD KH Hayyung Selayar. Pos ini bertujuan mengumpulkan data diri korban, seperti identitas, ciri fisik, pakaian terakhir, rekam medis, data gigi, dan sidik jari. Data ini akan digunakan sebagai pembanding jika ditemukan korban yang memerlukan identifikasi.
Upaya Pencarian Terkini
Pencarian hari kelima melibatkan KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin 877 yang menyisir sektor I. Tim SAR membagi area operasi menjadi dua sektor untuk memaksimalkan upaya pencarian. Hingga berita ini diturunkan, 73 orang lainnya masih dalam pencarian.















Tinggalkan Balasan