Media Kampung, Deli Serdang — Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (17/7/2026). Insiden yang diduga akibat truk pengangkut galon air mineral mengalami rem blong ini menewaskan empat orang dan melukai delapan lainnya.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa sopir truk berinisial I (50) telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu. “Sopir truk yang diduga menjadi penyebab kecelakaan sudah diamankan. Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan penyelidikan sementara, truk melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan. Saat melintas di jalur menurun kawasan Sibolangit, truk diduga kehilangan fungsi pengereman sehingga menabrak kendaraan di depannya. Rekaman CCTV dari Rumah Makan Garuda di sekitar lokasi menunjukkan truk melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat pecah ban sebelum terguling.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Achmad Fauzi Dalimunthe, mengatakan rekaman CCTV menjadi petunjuk penting. “Memang sang sopir membawa truk dengan laju kendaraan cukup tinggi, sehingga semua orang bisa kita lihat berhamburan, dan dentuman keras terjadi,” jelasnya.
Kecelakaan melibatkan satu truk pengangkut galon, dua truk Colt Diesel, lima minibus, dan satu sepeda motor. Empat korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30), dan Anton Simorangkir. Delapan korban luka-luka dirawat di puskesmas setempat dan RSUP H. Adam Malik Medan.
Salah satu korban tewas, Anton Simorangkir, diketahui merupakan seorang pengusaha fotokopi dan ponsel di Sibolangit. Ia meninggalkan seorang istri dan anak. Unggahan terakhir di media sosialnya dibanjiri ucapan duka dari netizen.
Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mendalami penyebab pasti kecelakaan. Arus lalu lintas di jalur Medan-Berastagi telah kembali normal setelah proses evakuasi dan pengamanan TKP selesai.






















Tinggalkan Balasan