Media Kampung, Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menggelar pelatihan water rescue (penyelamatan di air) yang diikuti 75 peserta di Embung Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kamis (9/7/2026). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD serta memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Muhammad Yusuf Asmadi, mengatakan bahwa peserta berasal dari BPBD, ASN lintas sektor yang tergabung dalam tim penanggulangan bencana Kota Madiun, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta perwakilan kecamatan dan kelurahan.

Pelatihan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi materi teori di kelas mengenai dasar-dasar water rescue dan penanganan kecelakaan di air. Pada hari kedua, peserta mengikuti praktik di Embung Pilangbango dengan pendampingan instruktur dari Basarnas Provinsi Jawa Timur. Dalam sesi praktik, peserta mempraktikkan pengoperasian perahu karet, teknik penyelamatan korban kecelakaan air atau banjir, hingga penanganan korban cedera.

Yusuf menambahkan, tahun ini BPBD Kota Madiun telah menyelenggarakan dua pelatihan peningkatan kapasitas kebencanaan, yakni vertical rescue dan water rescue. “Harapannya seluruh personel memiliki kompetensi dalam penanganan berbagai jenis bencana, baik penyelamatan di air, vertical rescue, maupun penanganan bencana lainnya,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Insan Permata, staf Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun, mengaku antusias meski sempat khawatir saat praktik di air. “Khawatir awalnya, tapi setelah berjalan menyenangkan,” katanya. Sesuai SOP, peserta wajib mengenakan pelampung saat simulasi. Insan menilai pelatihan ini bermanfaat karena memberikan pemahaman mengenai teknik penyelamatan yang benar. “Kita jadi lebih tahu dalam penanganan korban banjir,” ucapnya. Ia menyatakan siap membantu jika BPBD membutuhkan tenaga dalam penanganan bencana di Kota Madiun.