Media Kampung – Tragedi Pantai Menganti Kisik Cilacap terjadi pada Kamis (4/6/2026) sore. Enam remaja yang sedang beraktivitas di pantai terseret ombak. Empat orang berhasil selamat, sementara dua pelajar dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian Basarnas.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB. Tim rescue dari Basarnas Cilacap tiba di lokasi pada pukul 15.55 WIB dan langsung melakukan penyisiran. Empat korban yang selamat adalah Abrar (14), Dania Aditia Pratama (14), Dimas Trianto (13), dan Elev Fahrian Araf (15). Dua korban yang hilang adalah Adi (14), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, dan Wisnu (14), warga Desa Kuripan Lor, Kecamatan Kesugihan.
Pencarian pada hari pertama dihentikan sementara pukul 20.00 WIB karena kondisi gelap. Operasi dilanjutkan pada Jumat (5/6/2026) pukul 07.00 WIB. Pada malam hari Jumat, salah satu korban, Wisnu, ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi kejadian. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Cilacap.
Hingga Jumat malam, satu korban lainnya, Adiansyah Putra Setiawan (16), warga Desa Kalisabuk, masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan sementara pencarian dan akan melanjutkannya pada Sabtu (6/6) pukul 07.00 WIB. Pencarian melibatkan peralatan seperti Rescue Car Carrier, peralatan air, LCR, peralatan medis, dan alat komunikasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




