Media Kampung – Para arkeolog menemukan kuburan massal berisi 78 kerangka manusia di dekat kota Vrble, salah satu situs pemukiman Neolitikum terpenting di Eropa. Dari jumlah tersebut, 77 kerangka tidak memiliki kepala. Temuan mengejutkan ini dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Prehistoric Society.
Kerangka-kerangka itu ditemukan bertumpuk di dalam parit di tepi pemukiman kuno yang berkembang antara 5.500 hingga 4.500 Sebelum Masehi. Periode ini bertepatan dengan transisi besar masyarakat dari berburu-meramu menjadi petani. Situs Vrble sendiri memiliki bukti lebih dari 300 rumah yang tersebar di tiga lingkungan, menggambarkan komunitas pertanian yang erat.
Meski tampak seperti pembantaian brutal, para peneliti berpendapat lain. Mereka menyatakan bahwa tanda potongan dan posisi tulang menunjukkan pemenggalan kepala dilakukan dengan sangat hati-hati dan sengaja setelah kematian, bukan akibat kekerasan. Hanya satu kerangka anak kecil yang masih utuh dengan kepala.
“Ini bukanlah tempat yang dikuasai oleh kekerasan dan kebrutalan,” tulis para peneliti. Mereka meyakini praktik ini merupakan bagian dari ritual pemakaman yang belum pernah diketahui sebelumnya. Ke mana perginya tengkorak-tengkorak itu masih menjadi misteri. Salah satu teori menyebutkan bahwa tengkorak disimpan atau dipajang di lokasi lain, namun lokasi tersebut belum ditemukan.
Para ilmuwan kini akan menganalisis kerangka-kerangka itu secara intensif untuk mengungkap identitas, pola makan, hubungan kekerabatan, dan kemungkinan penyebab kematian mereka. Temuan ini membuka jendela baru untuk memahami praktik spiritual dan sosial masyarakat Neolitikum di Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan