Media Kampung – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku terharu dan hampir menangis saat menyaksikan kedisiplinan warga Jakarta dalam rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta. Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri acara Jakarta Penuh Warna di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/6).

“Alhamdulillah yang sangat berhasil adalah masyarakat Jakarta sudah bisa merapikan diri. Saya surprise, jujur, agak menangis,” ujar Rano kepada wartawan.

Menurut Rano, salah satu capaian terbesar dari rangkaian perayaan adalah meningkatnya kesadaran dan disiplin masyarakat saat mengikuti kegiatan yang melibatkan puluhan ribu orang. Ia mencontohkan antrean di MRT yang menunjukkan peningkatan kedisiplinan.

Pada puncak HUT ke-499 Jakarta, Sabtu (27/6), jumlah pengunjung mencapai lebih dari 30 ribu orang. Namun, warga mampu menjaga ketertiban dengan baik. “Tidak mudah me manage segitu banyak orang, tapi artinya kesadaran masyarakat itu timbul. Nah, itulah kebahagiaan,” tuturnya.

Meski demikian, Rano mengakui masih ada pekerjaan rumah, yakni membangun kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah. Ia menegaskan, mulai Agustus mendatang, TPST Bantargebang tidak lagi diizinkan menerapkan sistem open dumping. “Semua yang kita kirim sudah residunya saja,” pungkasnya.

Jakarta Penuh Warna merupakan rangkaian puncak HUT ke-499 Jakarta yang digelar di Bundaran HI. Acara menampilkan parade kesenian dan budaya Nusantara, lenong Betawi, hingga balon karakter Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.