Media Kampung – Warga Kampung Ciodeng, Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja ditelantarkan di area kebun dekat Rumah Ternak Bagus dan Lapangan IRCI pada Minggu, 21 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadian ini bermula ketika warga mendengar suara tangisan samar-samar dari arah kebun. Karena lokasi penemuan tidak jauh dari kandang kambing, warga awalnya mengira suara tersebut berasal dari anak kambing. Namun, tangisan terus terdengar dan tidak kunjung berhenti, sehingga sejumlah warga berinisiatif mencari sumber suara hingga akhirnya menemukan seorang bayi laki-laki dalam kondisi terbaring di area kebun.
Kronologi Penemuan Bayi
Salah seorang warga setempat, Fauzan (32), menceritakan bahwa warga sempat kebingungan karena suara tangisan yang terdengar sangat mirip dengan suara anak kambing. “Awalnya kami kira suara anak kambing karena lokasi dekat kandang. Tapi setelah dicari ternyata suara itu berasal dari seorang bayi yang berada di kebun,” ujar Fauzan kepada wartawan. Menurutnya, saat ditemukan kondisi bayi terlihat sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda luka pada tubuhnya. “Alhamdulillah bayinya dalam keadaan sehat. Kulitnya juga terlihat bersih dan tidak ada luka yang terlihat,” katanya.
Respons Warga dan Tindakan Selanjutnya
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Bayi itu kemudian diamankan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Warga menduga bayi tersebut baru saja diletakkan di lokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena kondisinya masih tampak bersih dan sehat saat ditemukan. Sementara itu, pihak kepolisian telah menerima laporan terkait penemuan bayi tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga menelantarkan bayi tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri sejumlah petunjuk di sekitar lokasi penemuan bayi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan