Media Kampung – Bayern vs VfB Stuttgart memicu kerusuhan massal sebelum laga, Bayern menang 4-2 dan mengamankan gelar ke-35, polisi menahan ratusan pelaku di Munich.
Pra‑pertandingan pada sore hari Minggu itu berubah menjadi bentrokan di area parkir Park&Ride dekat stadion, di mana sekitar seribu suporter Bayern dan VfB Stuttgart berhadapan secara sengit.
Polisi melaporkan bahwa aksi tampak terorganisir; lebih dari lima puluh pelindung gigi, ratusan sarung tangan, dan lebih dari seratus selendang untuk menutupi wajah ditemukan pada kelompok suporter Stuttgart.
Petugas menggunakan tongkat pemukul dan semprotan merica, sehingga delapan anggota kepolisian mengalami luka ringan, sementara lebih dari lima ratus suporter ditahan di lokasi.
Christian Drexler, juru bicara kepolisian, menegaskan, “Kejadian ini tidak bersifat spontan, melainkan tampak direncanakan sebelumnya, karena persiapan perlengkapan kekerasan terlihat jelas.”
Insiden berskala demikian jarang terjadi di Munich; kepolisian menempatkan lebih dari tiga ratus petugas untuk mengamankan stadion dan area sekitarnya.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Bayern 4-2, yang sekaligus memastikan mereka meraih gelar juara Bundesliga ke‑35 sebelum musim berakhir.
Maximilian Mittelstädt, bek kiri Stuttgart, mengakui, “Bayern berada satu tingkat di atas semua tim lain, termasuk Dortmund, Leipzig, atau Leverkusen, sehingga kami tidak dapat menghalau mereka.”
Alexander Wehrle, ketua Vorstand VfB Stuttgart, menambahkan, “Kesenjangan finansial antara Bayern dan klub lain sangat besar; menutup jurang itu mungkin memakan beberapa dekade.”
Fabian Wohlgemuth, analis olahraga, menilai, “Jika gelar juara hanya bergantung pada performa satu tim, kualitas kompetisi Bundesliga harus dipertimbangkan kembali secara menyeluruh.”
Setelah proses pemisahan, sekitar 350 suporter Stuttgart dibawa dengan bus khusus ke kantor kepolisian pusat di pusat kota, sementara sisanya ditahan di lokasi hingga malam.
Semua tersangka dibebaskan pada akhir hari setelah pemeriksaan awal selesai, namun penyelidikan lanjutan mengenai pelanggaran hukum seperti pelanggaran ketertiban umum dan perlawanan terhadap petugas tetap berjalan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan