Media Kampung – Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) siang menyebabkan kerusakan signifikan di Kabupaten Sigi. Sebanyak 36 unit rumah dan 4 tempat ibadah dilaporkan rusak, serta sejumlah infrastruktur publik terdampak.

Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga, mengonfirmasi bahwa dua kecamatan paling parah terdampak adalah Palolo dan Nokilalaki. Di Palolo, 15 rumah mengalami rusak berat dan 12 rusak ringan, sementara satu rumah ibadah juga rusak. Di Nokilalaki, selain 5 rumah warga yang rusak, terdapat 3 rumah ibadah dan 1 fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.

Baca juga:

Gempa juga menyebabkan retakan pada sejumlah ruas jalan dan pohon tumbang yang menutup akses. Di Nokilalaki, akses jalan penghubung antarwilayah putus dan beberapa jembatan rusak, menghambat mobilitas warga.

Baca juga:

Meski tidak ada korban jiwa, seorang warga dilaporkan luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Banyak warga memilih bertahan di area terbuka karena khawatir gempa susulan dan potensi runtuhan bangunan.

Baca juga:

Pihak kepolisian bersama Pemda, BPBD, TNI, dan instansi terkait telah bergerak melakukan penanganan dan pengamanan di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan serta kebutuhan masyarakat terpenuhi.