Media Kampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara mengerahkan 11 tower emergency untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak cuaca ekstrem. Langkah ini menjadi prioritas utama setelah kerusakan infrastruktur transmisi melanda sejumlah daerah di Sumut.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyatakan bahwa keberadaan seluruh tower emergency menjadi tonggak penting dalam percepatan penanganan infrastruktur transmisi yang terdampak. Seluruh petugas PLN terus bekerja tanpa henti, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai.
Berbagai tahapan pekerjaan dilakukan secara paralel, mulai dari mobilisasi material, pembangunan konstruksi, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan. Hal ini bertujuan agar pasokan listrik dapat segera kembali normal.
Dalam upaya percepatan, PLN mendapat dukungan dari TNI Angkatan Udara yang mengerahkan pesawat angkut berat C-130 Hercules dan A400M. Pesawat tersebut mengangkut tujuh set tower emergency menuju Lanud Soewondo, Medan. Rinciannya, dua set dari Jakarta, tiga set dari Balikpapan, dan dua set dari Banjarbaru.
Selain tujuh tower yang telah tiba, terdapat empat set tower emergency lainnya yang berasal dari Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Selatan yang masih dalam tahap pengerjaan. Mundhakir menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dan memohon maaf kepada pelanggan yang masih terdampak pengaturan beban selama proses perbaikan.
PLN akan terus memberikan informasi perkembangan penanganan dan pemulihan sistem kelistrikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan. Masyarakat juga dapat memantau informasi terkait layanan kelistrikan atau melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile dan contact center PLN 123.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan