Media Kampung – Pendaftaran Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 telah resmi dibuka sejak 27 Agustus 2026 dan akan berlangsung hingga 2 September 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia sebagai ajang pengembangan talenta siswa madrasah di bidang sains dan riset dengan mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

OMI 2026 dilaksanakan secara bertahap mulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota secara daring dengan sistem Computer Based Test (CBT). Kompetisi ini terbagi menjadi dua bidang utama, yaitu bidang sains dan bidang riset. Bidang sains mencakup mata pelajaran yang terintegrasi sesuai jenjang pendidikan madrasah mulai dari MI, MTs, hingga MA, termasuk beberapa mata pelajaran seperti Matematika, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.

Baca juga:

Bidang riset khusus diperuntukkan bagi peserta jenjang MTs dan MA dengan ruang lingkup riset yang meliputi Ekoteologi, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional. Peserta riset dapat mengajukan karya secara perorangan atau kelompok maksimal tiga siswa dengan pendampingan hingga dua guru pembimbing. Proposal riset akan menjalani proses pengecekan plagiarisme dengan batas maksimal kemiripan 25 persen, dan pelanggaran akan berakibat pada diskualifikasi selama tiga tahun berturut-turut.

Peserta yang ingin mengikuti OMI 2026 wajib mendaftar secara online melalui portal resmi yang telah disediakan. Madrasah sebagai institusi wajib memenuhi persyaratan administrasi seperti Nomor Statistik Madrasah (NSM) dan terdaftar aktif di EMIS Kemenag. Untuk sekolah umum yang turut serta dalam bidang sains, harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan aktif di Dapodik Kemendikbudristek.

Kompetisi bidang sains berlangsung secara berjenjang mulai dari satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Sedangkan bidang riset melewati beberapa tahapan mulai dari pengiriman proposal, seleksi, presentasi, pembimbingan, pelaksanaan riset, hingga final dan expo yang diselenggarakan secara luring.

Baca juga:

Kemenag menyiapkan ratusan medali sebagai bentuk penghargaan bagi peserta berprestasi. Jumlah medali dibedakan berdasarkan jenjang dan bidang lomba, sebagai berikut:

JenjangBidang Sains (Jumlah Medali)EmasPerakPerunggu
MI60102030
MTs90153045
MA180306090

Untuk bidang riset, medali diberikan kepada tiga karya terbaik di setiap ruang lingkup dan jenjang, serta penghargaan khusus untuk kategori Presentasi Terbaik, Poster Terbaik, dan Expo Terbaik.

OMI 2026 merupakan bagian dari upaya Kemenag dalam membina dan memperkuat talenta siswa madrasah melalui kompetisi yang tidak hanya menilai prestasi sains, tetapi juga pengembangan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sesuai nilai-nilai keislaman. Kompetisi ini juga mendorong inovasi dalam riset yang relevan dengan isu nasional dan global terkini.

Baca juga:

Bagi pelajar yang ingin mengikuti OMI 2026, berikut adalah langkah pendaftaran yang harus dilakukan:

  1. Buka laman resmi OMI Kemenag di https://omi.kemenag.go.id/ (portal resmi pendaftaran).
  2. Masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar atau buat akun baru dengan mengisi data yang diminta.
  3. Isi data peserta dan pilih bidang lomba yang ingin diikuti, baik bidang sains maupun riset sesuai jenjang dan ketentuan.
  4. Ikuti proses konfirmasi dan tunggu pengumuman seleksi tahap awal.

OMI 2026 diharapkan menjadi wadah untuk mengasah kemampuan sains dan riset secara berkelanjutan bagi siswa madrasah dan sekolah umum yang terlibat, sekaligus memperkuat sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai keislaman dalam membentuk generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.