Media Kampung – Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 resmi berakhir. Acara penutupan digelar di Aula Garuda Mukti Universitas Airlangga (UNAIR) pada Jumat, 12 Juni 2026. Para juara dari empat bidang kompetisi diumumkan dalam kesempatan tersebut.
Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Eko Supeno, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia menyebut ONMIPA sebagai ajang pembuktian kapasitas keilmuan mahasiswa. “Sampaikan keahlian saudara pada dunia agar memberi manfaat,” ujar Eko Supeno dalam sambutannya.
Eko menekankan bahwa ONMIPA bukan sekadar kompetisi. Menurutnya, nilai terbesar dari ajang ini adalah dampak dan manfaat ilmu bagi masyarakat. “Kompetisi ini bukan semata persaingan, tapi harus berdampak,” katanya. Ia meminta mahasiswa tidak hanya mengejar penghargaan.
Direktur Belmawa, Beny Bandanadjaja, juga memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Ia menilai peserta telah melalui proses panjang dan ketat. “Saya yakin adik-adik bisa mengembangkan ilmu lebih baik,” ujar Beny. Ia mendorong peserta untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
Beny menyebut peluang beasiswa LPDP terbuka bagi para juara ONMIPA. Prestasi tersebut dapat menjadi portofolio penting untuk masa depan. “Prestasi ini akan berguna untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” katanya. Ia berharap talenta sains Indonesia terus berkembang.
Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih gelar juara umum ONMIPA 2026. ITB unggul di bidang Fisika, Biologi, Kimia, dan Matematika. Prestasi ini menegaskan posisi ITB sebagai salah satu perguruan tinggi terdepan di Indonesia dalam bidang sains.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan