Media Kampung – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kolaborasi ini diumumkan dalam acara di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi kemajuan Indonesia. Menurutnya, pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan penguasaan pengetahuan menjadi kunci utama, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai prioritas.
“Tentu ini bagian dari keinginan kuat seluruh bangsa kita, bagaimana Indonesia bisa sejajar dengan negara-negara maju. Terlepas dari kekuatan pangan dan energi, yang paling utama adalah sumber daya manusia,” ujar Brian dalam sambutannya.
Brian mengapresiasi komitmen BSI dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi. Ia menilai program BSI Talenta KIP Kuliah membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga mengembangkan kapasitas diri.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan sinergi antara BSI dan Kemdiktisaintek untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas SDM Indonesia. Program BSI Talenta KIP Kuliah diberikan kepada 500 penerima manfaat yang terpilih dari lebih dari 1.000 pendaftar di 172 kampus di seluruh Indonesia.
Selain dukungan pendidikan, program ini juga menghadirkan pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah tingkat akhir. Pembinaan tersebut dirancang untuk mempersiapkan karier pasca-kampus, sehingga para penerima manfaat memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan keluar dari kemiskinan.
“Harapannya setelah akses pendidikan terbuka, tantangannya adalah bagaimana adik-adik mahasiswa bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, siap masuk lingkungan kerja, dan akhirnya mampu hidup mandiri,” kata Anggoro.
Kolaborasi antara Kemdiktisaintek dan BSI ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan tinggi, sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan nasional di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan