Media Kampung – Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan menggelar ujian susulan bagi siswa yang menjadi korban kebakaran hebat di kawasan Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (16) malam. Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa mekanisme ujian susulan memang telah disiapkan untuk siswa yang berhalangan mengikuti ujian utama, termasuk mereka yang terdampak musibah kebakaran.
“Kita akan mengadakan ujian susulan bagi anak-anak. Kalau tidak ada musibah pun, misalkan ada yang sakit, ada yang berhalangan, jadi dalam skema ujian itu ada ujian utama, ada ujian susulan,” ujar Nahdiana.
Hingga saat ini, Disdik DKI masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti siswa yang terdampak kebakaran dan membutuhkan ujian susulan. Tidak semua anak yang terdampak dipastikan harus mengikuti ujian susulan karena sebagian mungkin telah menyelesaikan ujian sebelumnya.
“Sedang didata. Kan tidak semua anak yang terdampak itu apakah dia masih belum mengikuti ujian atau belum, ini sedang didata. Sedang didata oleh tim kami,” jelasnya.
Disdik DKI Jakarta juga belum dapat memastikan waktu pelaksanaan ujian susulan bagi para siswa terdampak. Pasalnya, ujian akhir semester di setiap sekolah tidak berlangsung serentak dan menyesuaikan kalender akademik masing-masing satuan pendidikan.
“Kalau kan ini kan kita enggak ada ujian yang sifatnya serempak ya. Itu sudah, kita bikin kalender akademis waktu ujian. Jadi sekolah silakan mengadakan di waktu-waktu itu. Makanya ini kan mau akhir semester,” tuturnya.
Sebelumnya, kebakaran besar melanda kawasan Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat dan menghanguskan ratusan bangunan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut berdasarkan rekapitulasi sementara, kebakaran berdampak pada 304 bangunan, 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak.
Dari total 679 warga terdampak, terdapat kelompok rentan seperti balita hingga lansia. “Terdiri dari 326 laki-laki, 353 perempuan. Dari jumlah tersebut terdapat 35 lansia, 90 balita, 53 anak usia SD, 6 anak usia SMP, 22 remaja SMK, serta 414 warga dewasa termasuk ibu hamil,” lanjut Rano Karno saat meninjau lokasi kebakaran Jiung, Kemayoran, Jakarta, Selasa (26).
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan