Media Kampung, Pandeglang – Yeni Farifa (40) dan keluarganya tinggal di sebuah rumah sederhana di Kampung Caringin Lor, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Rumah tersebut berdinding bilik bambu, beratapkan genting dan rumbia yang mulai runtuh sehingga nyaris roboh. Setiap hujan turun, keluarga ini menghadapi ketakutan karena atap rumah bocor di banyak titik dan rangka bangunan hampir ambruk.
Selama lima tahun terakhir, Yeni bersama suami dan tiga anaknya menempati rumah tersebut. Namun, kondisi rumah semakin memprihatinkan terutama dalam setahun terakhir. Ketika hujan deras, keluarga ini sering mengungsi ke rumah tetangga untuk menghindari bahaya. Kerusakan rumah sulit diperbaiki karena keterbatasan biaya, sementara suami Yeni hanya bekerja serabutan dan Yeni membantu dengan mencuci piring di rumah makan.
Selain menghadapi kemiskinan, keluarga ini juga harus berjuang dengan kondisi kesehatan sang putri bungsu, Adibah (7), yang menderita anemia berat. Adibah harus menjalani transfusi darah setiap bulan di rumah sakit di Kota Serang agar kondisinya tetap stabil. Biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari menjadi beban berat bagi keluarga yang penghasilannya sangat terbatas.
Ironisnya, keluarga Yeni belum pernah menerima bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT). Mereka juga telah memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan, namun belum tercatat sebagai penerima bantuan sosial karena data kesejahteraan sosial menempatkan keluarga ini pada kategori desil lima, sehingga belum menjadi prioritas bantuan.
Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Caringin, Fathurrahman, menjelaskan bahwa bantuan sosial disalurkan berdasarkan data desil nasional dan prioritas diberikan kepada warga di kelompok desil terbawah yang memenuhi persyaratan. Selain itu, status tanah tempat berdirinya rumah Yeni masih menumpang di atas tanah milik warga asal Serang, sehingga menjadi kendala dalam penanganan bantuan.
Perjuangan Keluarga Yeni
Keluarga Yeni terus berjuang menghadapi kemiskinan dan kondisi rumah yang tidak layak huni. Penghasilan suami yang serabutan dan tambahan dari Yeni tidak cukup untuk memperbaiki rumah maupun membiayai pengobatan anak mereka. Yeni berharap ada perhatian dari pemerintah atau pihak lain untuk membantu keluarga mereka agar anaknya dapat menjalani pengobatan dengan baik dan memiliki tempat tinggal yang aman.
Data dan Penyaluran Bantuan Sosial
Penyaluran bantuan sosial di Desa Caringin mengacu pada data kesejahteraan sosial yang dikategorikan berdasarkan desil. Warga yang berada di desil terbawah menjadi prioritas penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT, dan BLT. Meskipun demikian, kondisi sosial-ekonomi yang kompleks dan status kepemilikan tanah menjadi faktor yang mempengaruhi akses warga terhadap bantuan tersebut.
Pentingnya Dukungan dan Perhatian
Kisah keluarga Yeni menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh sebagian warga miskin di Pandeglang dalam mengakses bantuan sosial dan memenuhi kebutuhan dasar. Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat memberikan perhatian lebih agar keluarga seperti Yeni tidak terabaikan dan dapat hidup dengan lebih layak serta sehat.















Tinggalkan Balasan