Komisi X DPR RI Soroti Hasil TKA SD-SMP 2026

Media Kampung – Jakarta – Hasil TKA SD-SMP 2026, Komisi X Kemampuan Numerasi Siswa juga Perlu Diperkuat menjadi sorotan penting dalam evaluasi kualitas pendidikan nasional tahun ini. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, mengemukakan bahwa capaian hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada jenjang SD dan SMP harus menjadi pijakan strategis untuk memperbaiki mutu pembelajaran, khususnya dalam aspek literasi dan numerasi.

“Data ini perlu kita lihat secara jernih dan proporsional. Ada perkembangan patut diapresiasi pada kemampuan literasi Bahasa Indonesia, tapi di saat yang sama kemampuan numerasi peserta didik juga masih perlu terus diperkuat,” ujar Kurniasih dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil TKA

Kurniasih menegaskan bahwa capaian akademik siswa tidak bisa dilepaskan dari berbagai faktor yang meliputi kualitas pembelajaran di dalam kelas, metode pengajaran yang digunakan, kesiapan guru dalam mengajar, lingkungan belajar di rumah, hingga kesenjangan fasilitas pendidikan antar daerah. Oleh karena itu, evaluasi terhadap hasil TKA harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya mencari siapa yang salah, melainkan bagaimana semua pihak dapat berkolaborasi menciptakan proses pembelajaran yang efektif, adaptif, dan menyenangkan bagi anak-anak.

Peran TKA dalam Kebijakan Pendidikan

Dalam pembahasannya, Kurniasih menekankan bahwa Hasil TKA SD-SMP 2026, Komisi X Kemampuan Numerasi Siswa juga Perlu Diperkuat harus dipahami bukan sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan pendidikan nasional. Pendidikan memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar angka hasil ujian. Aspek karakter, kreativitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan akhlak harus dibangun secara seimbang dalam sistem pendidikan.

“TKA sebaiknya diposisikan sebagai instrumen pemetaan dan evaluasi yang dapat memperkuat kebijakan pendidikan, bukan semata-mata sebagai indikator utama keberhasilan,” tambahnya.

Perkembangan Nilai TKA Matematika dan Bahasa Indonesia

Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan bahwa rata-rata nilai TKA mata pelajaran Matematika pada jenjang SD adalah 43,41 dan SMP sebesar 40,34. Sementara itu, untuk Bahasa Indonesia, rata-rata nilai di jenjang SD mencapai 60,14 dan SMP 60,83. Sedangkan di jenjang SMA sederajat, rata-rata nilai Matematika berada pada angka 36,1 dan Bahasa Indonesia 55,38.

Pendorong Penguatan Numerasi dan Kualitas Guru

Hasil TKA SD-SMP 2026, Komisi X Kemampuan Numerasi Siswa juga Perlu Diperkuat menjadi dorongan bagi pemerintah untuk fokus meningkatkan kualitas guru serta mengembangkan metode pembelajaran numerasi sejak dini. Selain itu, perlu adanya pemerataan akses terhadap pendidikan bermutu dan pendampingan belajar yang lebih intensif bagi siswa agar mereka dapat berkembang secara optimal.

“Yang terpenting bukan sekadar mengejar angka, tetapi memastikan setiap anak memiliki kesempatan berkembang, mampu berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Kurniasih.

Intisari

Hasil TKA SD-SMP 2026 menjadi cermin bagi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran dengan fokus khusus pada penguatan kemampuan numerasi siswa. Komisi X DPR RI menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh dan kolaborasi antara negara, sekolah, guru, dan orang tua agar proses belajar tidak hanya efektif tetapi juga menyenangkan dan adaptif terhadap kebutuhan anak-anak masa kini. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan pendidikan nasional dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan hidup yang lengkap.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.