Media Kampung – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyerahkan 139 arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai upaya menjaga dan memperkuat memori kolektif bangsa. Penyerahan ini dilakukan melalui Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen pada Rabu, 27 Mei 2026.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan pentingnya arsip sebagai ingatan kolektif yang merekam perjalanan sejarah dan kebijakan pendidikan nasional. Ia menyatakan bahwa arsip adalah aset penting yang menggambarkan upaya mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua dan menjadi catatan berharga bagi generasi mendatang.
Arsip yang diserahkan terdiri dari 137 arsip statis produk hukum bidang pendidikan dan 2 arsip statis fungsi kebahasaan. Herdiana, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikdasmen, menjelaskan bahwa arsip-arsip tersebut telah melalui proses penilaian, penataan, pendeskripsian, verifikasi, hingga penetapan sesuai kaidah kearsipan yang berlaku, dan mencerminkan pelaksanaan tugas, kebijakan strategis, serta program prioritas organisasi.
Kemendikdasmen juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan arsip, khususnya arsip regulasi, agar lebih mudah diakses dan dimanfaatkan dalam penyusunan kebijakan. Komitmen tersebut termasuk penguatan tata kelola kearsipan, pengembangan sumber daya manusia, dan transformasi arsip fisik ke arsip elektronik.
Kepala ANRI, Mego Pinandito, mengapresiasi konsistensi Kemendikdasmen dalam menyerahkan arsip statis secara rutin sejak 2008. Ia menyatakan bahwa arsip-arsip ini tidak hanya berfungsi sebagai rekaman administrasi, tetapi juga sebagai memori kolektif bangsa yang menjadi sumber pembelajaran sejarah dan penguatan kebijakan pendidikan ke depan.
Selain itu, ANRI memberikan penghargaan kepada Kemendikdasmen atas perannya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip yang bernilai guna pertanggungjawaban nasional. Pada pengawasan kearsipan tahun 2025, Kemendikdasmen memperoleh nilai 98,14 dengan kategori AA sangat memuaskan dan nilai digitalisasi arsip sebesar 98,09.
Melalui sinergi bersama ANRI, Kemendikdasmen berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan arsip sebagai bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan demi terwujudnya Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan