Media Kampung – Madrasah Gratis Jember memperoleh ruang kelas yang layak berkat renovasi total yang disalurkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program TJSL pada tahun 2026.
Sekolah Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah Nurul Hikmah selama bertahun‑tahun memberikan pendidikan tanpa biaya kepada anak‑anak dari keluarga kurang mampu di wilayah pelosok Jember.
Namun, bangunan lama mengalami kerusakan berat; atap kelas mengelupas, bocor, dan sebagian ruang belajar terpaksa dipindahkan ke musala sempit ketika hujan turun.
Kondisi tersebut mengganggu proses belajar mengajar, karena guru harus menyesuaikan materi di ruang yang tidak dirancang untuk kegiatan kelas.
BRI menanggapi permasalahan itu dengan menyalurkan bantuan renovasi total, mencakup perbaikan atap, dinding, serta penataan interior ruang kelas.
Renovasi menghasilkan tiga ruang kelas baru yang lebih bersih, terang, dan aman, sekaligus memperbaiki fasilitas sanitasi dan ventilasi.
Kepala Sekolah MI Nurul Hikmah, Uswatun Hasanah, menyatakan, “Sebelum mendapatkan bantuan ini, atap sekolah rusak dan sangat mengkhawatirkan untuk dipakai belajar anak‑anak.”
Ia menambahkan, “Alhamdulillah sekolah sekarang lebih rapi, bersih, dan nyaman dipakai belajar. Kalau anak nyaman, guru juga nyaman dalam proses pembelajaran.”
Para guru melaporkan peningkatan semangat mengajar setelah kondisi fisik kelas membaik, sehingga mereka dapat fokus pada materi tanpa khawatir tentang keselamatan.
Wali murid mengungkapkan rasa syukur yang mendalam, karena kini anak‑anak mereka dapat belajar di lingkungan yang tidak lagi terancam atap roboh.
Meskipun fasilitas baru telah hadir, jumlah ruang kelas masih terbatas; tiga kelas harus dipakai secara bergantian antara pagi dan siang.
Uswatun menjelaskan, “Tiga ruang kelas dipakai bergantian. Ada yang masuk pagi, ada yang masuk siang karena ruang yang bisa dipakai masih terbatas.”
Manajer Operasional dan Layanan BRI Cabang Jember, Saiftinanda Wildan Pratama, menegaskan, “Melalui bantuan yang diberikan tidak hanya mendukung pembangunan fisik sekolah, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa.”
Program TJSL BRI ini mencerminkan komitmen BUMN dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah‑daerah yang masih terpinggirkan.
Para orang tua kini lebih percaya untuk menempatkan anaknya di MI dan MTs Nurul Hikmah, mengingat fasilitas yang telah diperbaiki dan kebijakan pendidikan gratis yang tetap dipertahankan.
Ke depan, pihak sekolah berencana mengajukan permohonan tambahan ruang kelas agar jadwal belajar tidak lagi harus diputar‑balik.
Sementara itu, BRI berjanji akan terus memantau penggunaan dana dan dampak sosial dari proyek renovasi, memastikan manfaatnya berkelanjutan.
Dengan dukungan tersebut, generasi muda Jember dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus khawatir akan kondisi fisik bangunan, membuka peluang lebih luas bagi masa depan mereka.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan