Media Kampung – Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Central South University (CSU), GEM Co., Ltd., dan SANY Group resmi menjalin kerja sama dalam pembentukan Joint Graduate Institute for Engineers pada Jumat, 22 Mei 2026. Inisiatif ini bertujuan mempersiapkan calon insinyur berbakat Indonesia dan Tiongkok melalui perpaduan pendidikan akademik dan pengalaman industri lintas negara.

Program ini merupakan langkah pertama yang mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan praktik industri secara langsung pada jenjang magister dan doktoral. Fokus utama kerja sama adalah pengembangan program double degree antara ITB dan CSU yang didukung oleh keterlibatan perusahaan industri strategis GEM dan SANY.

Mahasiswa yang mengikuti program ini akan dibimbing oleh akademisi dari kedua universitas sekaligus memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam riset dan pengalaman profesional di perusahaan GEM dan SANY. Model pembelajaran ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang rekayasa, teknologi, dan inovasi serta menjalin hubungan erat antara dunia pendidikan dan industri di Indonesia dan Tiongkok.

Dalam penandatanganan kerja sama tersebut hadir sejumlah tokoh penting, antara lain Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng., Vice Chair CSU Fu Ganghua, Director and Chief Engineer SANY Group Dai Qinghua, serta Kepala Kantor Pusat GEM Prof. Xu Kaihua beserta tim masing-masing.

Kesepakatan ini menandai titik awal kolaborasi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga penyiapan talenta insinyur dengan pemahaman industri nyata. Dengan program double degree ini, lulusan diharapkan memiliki keunggulan kompetitif berkat pengalaman lintas budaya dan praktik langsung di perusahaan berskala internasional.

Langkah ini juga menjadi contoh sinergi antara institusi pendidikan dan industri yang dapat mendorong kemajuan teknologi dan inovasi di kedua negara. ITB dan CSU berkomitmen melanjutkan pengembangan kerja sama untuk memastikan keberlanjutan program dan peningkatan kualitas lulusan yang siap menghadapi tantangan global di sektor rekayasa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.